Jumat, 30 Januari 2015
Tribunnews.com

Tokoh Masyarakat Mandailing Natal Tertawakan Malaysia

Senin, 18 Juni 2012 01:28 WIB

Tokoh Masyarakat Mandailing Natal Tertawakan Malaysia
Tribun Medan/Adol F Rumaijuk
Penampilan Tari Tor-tor

Laporan Wartawan Tribun Medan

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Tokoh masyarakat Mandailing Natal, Amru Daulay menertawakan Menteri Penerangan Komunikasi dan Kebudayaan Malaysia Datuk Seri Rais Yatim yang akan memasukkan Tortor dan Paluan Gordang Sembilan sebagai warisan budaya negeri jiran.

"Saya tidak akan marah, tapi malah akan menertawakan Malaysia kalau hal itu benar-benar mereka lakukan. Rasanya aneh dan lucu aja Malaysia mengklaim budaya kita. Jelas-jelas kita punya sejarah kalau Tortor dan Paluan Gordang Sembilan milik Mandailing dan Natal," kata mantan Bupati Madina ini, saat dihubungi Tribun via selular, Minggu (17/6/2012) malam.

Seperti dilansir kantor berita Bernama, Rais Yatim berencana mendaftarkan kedua budaya masyarakat Sumatera Utara itu dalam Seksyen 67 Akta Warisan Kebangsaan 2005.

"Tarian ini akan diresmikan sebagai satu cabang warisan negara," katanya usai meresmikan Perhimpunan Anak-anak Mandailing, Kamis (14/6/2012).

Amru menuturkan, Malaysia harus introspeksi diri dan membenahi budaya mereka sendiri daripada mengurusi dan mengklaim budaya yang bukan milik mereka.

"Jika harus diperdebatkan pun kita tetap menang, jadi saya rasa lucu aja tindakan Malaysia tersebut," ujarnya.

Halaman123
Editor: Anwar Sadat Guna
Sumber: Tribun Medan
KOMENTAR ANDA

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas