• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 16 April 2014
Tribunnews.com

4 Gram Sabu-sabu Disimpan Bambang di Lubang Anus

Rabu, 20 Juni 2012 20:57 WIB
4 Gram Sabu-sabu Disimpan Bambang di Lubang Anus
ilustrasi

Laporan Wartawan Pos Kupang, Julius Akoit

TRIBUNNEWS.COM, KEFAMENANU - Satu paket sabu-sabu seberat 4 gram dibungkus kertas karbon hitam, disembunyikan dalam lubang anus oleh terdakwa Bambang alias BI (52), dalam penerbangan dari Bandara Internasional Juanda Surabaya menuju Bandara El Tari Kupang, Selasa 4 April 2012. Esoknya, Rabu 5 April 2012 subuh, Bambang dibekuk di Kamar 104 Hotel Ariesta, Kefamenanu oleh Tim Direktorat Narkoba Polda NTT.

Demikian penjelasan saksi Aiptu John R. Sanak, anggota Dir Narkoba Polda NTT, ketika menceritakan kronologis penangkapan terhadap Bambang dalam sidang di PN Kefamenanu, Rabu (20/6/2012) siang.

Sidang dengan agenda pemeriksaan 6 orang saksi, dipimpin majelis hakim D.N. Limbong, S.H, dibantu anggota majelis hakim Ny. Ch. Ratu Mana, S.H, dan Jhony Nuwa Wea, S.H. Bertindak sebagai JPU kasus pidana ini adalah Dany Agusta Salmun, S.H dan Jonathan S. Limbongan, S.H.

"Saat ditangkap, saya tanya, bagaimana caranya shabu-shabu seberat 4 gram itu bisa lolos diselundupkan lewat bandara, terdakwa mengaku disembunyikan di lubang anusnya dengan membungkus terlebih dahulu dalam kertas karbon berwarna hitam," jelas Sanak.

Ia memaparkan pada hari Selasa 4 April 2012, ia mendapat informasi dari seorang informan polisi bahwa terdakwa Bambang akan terbang dari Surabaya menuju Kupang dengan maksud menikmati pesta shabu-shabu di Hotel Ariesta di Kota Kefamenanu.

Ia lalu memimpin anak buahnya berjumlah 5 orang berangkat lebih dahulu menuju ke Hotel Ariesta, Selasa petang dan tiba pukul 23.00 Wita. Tim ini membooking kamar hotel Nomor 103.

Sekitar pukul 03.00 Wita, Rabu subuh, terdakwa Bambang tiba di hotel diantar seorang oknum anggota Polres TTU berinisial Brigpol AS, dengan cara berboncengan sepeda motor.

Keduanya masuk dalam kamar hotel Nomor 104. Sekitar 15 menit kemudian, Brigpol AS keluar dari kamar hotel lalu pergi.

"Anggota mengira AS pergi mengambil barang (shabu-shabu--red). Tapi ditunggu cukup lama, AS tidak kembali. Lalu anggota saya perintahkan mendobrak pintu dan menangkap terdakwa Bambang," jelas Aipda Sanak.

Saat digeledah, dari genggaman tangan kanan Bambang ditemukan barang bukti satu paket shabu-shabu seberat 4 gram dalam bungkus plastik bening. Juga ditemukan seperangkat alat hisap shabu-shabu seperti bong, pipet plastik, botol aqua, pemantik dan beberapa benda milik pribadi terdakwa Bambang.

"Saat pemeriksaan urin di Rumah Sakit Bhayangkara Kupang, terbukti positif Bambang mengonsumsikan shabu-shabu," jelas Aipda Sanak.

Sidang pemeriksaan saksi juga menghadirkan saksi lain yaitu Bripda Ronal Kimiaman, Brigpol Ferry Neno, S.H, Simon Hane (Manager Hotel Ariesta) dan Wihelmus Kabuso (Security Hotel Ariesta).

Berita Lainnya:

Editor: Dewi Agustina
Sumber: Pos Kupang
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
647461 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
Atas