Senin, 25 Mei 2015
Tribunnews.com

4 Gram Sabu-sabu Disimpan Bambang di Lubang Anus

Rabu, 20 Juni 2012 20:57 WIB

4 Gram Sabu-sabu Disimpan Bambang di Lubang Anus
ilustrasi

Laporan Wartawan Pos Kupang, Julius Akoit

TRIBUNNEWS.COM, KEFAMENANU - Satu paket sabu-sabu seberat 4 gram dibungkus kertas karbon hitam, disembunyikan dalam lubang anus oleh terdakwa Bambang alias BI (52), dalam penerbangan dari Bandara Internasional Juanda Surabaya menuju Bandara El Tari Kupang, Selasa 4 April 2012. Esoknya, Rabu 5 April 2012 subuh, Bambang dibekuk di Kamar 104 Hotel Ariesta, Kefamenanu oleh Tim Direktorat Narkoba Polda NTT.

Demikian penjelasan saksi Aiptu John R. Sanak, anggota Dir Narkoba Polda NTT, ketika menceritakan kronologis penangkapan terhadap Bambang dalam sidang di PN Kefamenanu, Rabu (20/6/2012) siang.

Sidang dengan agenda pemeriksaan 6 orang saksi, dipimpin majelis hakim D.N. Limbong, S.H, dibantu anggota majelis hakim Ny. Ch. Ratu Mana, S.H, dan Jhony Nuwa Wea, S.H. Bertindak sebagai JPU kasus pidana ini adalah Dany Agusta Salmun, S.H dan Jonathan S. Limbongan, S.H.

"Saat ditangkap, saya tanya, bagaimana caranya shabu-shabu seberat 4 gram itu bisa lolos diselundupkan lewat bandara, terdakwa mengaku disembunyikan di lubang anusnya dengan membungkus terlebih dahulu dalam kertas karbon berwarna hitam," jelas Sanak.

Ia memaparkan pada hari Selasa 4 April 2012, ia mendapat informasi dari seorang informan polisi bahwa terdakwa Bambang akan terbang dari Surabaya menuju Kupang dengan maksud menikmati pesta shabu-shabu di Hotel Ariesta di Kota Kefamenanu.

Ia lalu memimpin anak buahnya berjumlah 5 orang berangkat lebih dahulu menuju ke Hotel Ariesta, Selasa petang dan tiba pukul 23.00 Wita. Tim ini membooking kamar hotel Nomor 103.

Halaman12
Editor: Dewi Agustina
Sumber: Pos Kupang
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas