Minggu, 24 Mei 2015
Tribunnews.com

Bus dan Tronton Melaju di Jalan, Tiba-tiba ada di Hutan Jati

Senin, 25 Juni 2012 01:32 WIB

Bus dan Tronton Melaju di Jalan, Tiba-tiba ada di Hutan Jati
Dokumentasi warga
Bus Pahala Kencana yang dalam sekejap berpindah tempat dari jalur pantura ke hutan jati gelap gulita

TRIBUNNEWS.COM,BLORA- Kejadian aneh bin ajaib. Sebuah bus Pahala Kencana tujuan Jakarta-Madura dan truk beton Jaya Mix, masuk sebuah mesin waktu. Kedua kendaraan besar ini, tiba-tiba berada di sebuah hutan jati gelap gulita di kawasan Blora, Jawa Tengah dalam waktu sekejap.

Anggota Sektor Pelayanan Masyarakat Polsek Todanan, Blora, Jawa Tengah, Briptu Suwignyo membenarkan kejadian itu. Suwignyo juga merasa keheranan karena tidak ada sedikitpun bodi bus dan truk yang lecet terkena ranting-ranting pohon di jalur setapak hutan jati tersebut.

"Ini memang kejadian aneh, tapi nyata. Wong, bus dan tronton itu lagi melaju di jalan raya, tiba-tiba ada di hutan. Dan, anehnya lagi, gak ada bodi bus maupun truk yang tergores. Padahal, kendaraan itu di antara rerimbunan pohon," tutur Briptu Suwignyo

Awalnya, bus Pahala Kencana dan truk beton melintas di jalur pantura tepatnya di jalur Juwana-Rembang, Kamis (22/6) dini hari. Karena situasi macet sang sopir mencoba mencari jalur alternatif. Tetapi sesampainya di jalur Jaken, atau Kabupaten Pati wilayah paling selatan, sopir merasa sudah berada di jalur pantura, namun justru mengarah ke Kabupaten Blora.

Ketika melintas, memang lajur yang dilalui adalah jalan desa, mendadak mereka masuk ke hutan Gadogan di desa Kedungbacin, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.
Wilayah ini dikenal sebagai perbukitan hutan jati.

Anehnya, saat mau mendahului truk beton yang berada di depannya, kernet mencoba menahan sopir agar truk naik dulu ke jalan yang menanjak. Setelah truk bisa naik, bus mencoba naik tapi ban belakang selip dan mundur, kemudian terdengar suara benturan.

Kernet seketika turun dan mencoba mengecek. Setelah dicek dengan sopir, mesin seketika mati. Saat sopir mengecek bodi bus, seketika kaget, karena dia melihat pohon jati dan setelah memutar dia berada di tengah-tengah hutan. Dia mulai tersadar pukul 02.30 dini hari dan kernet mencoba membangunkan penumpang yang berjumlah 33 orang.

Halaman12
Penulis: Choirul Arifin
Editor: Rachmat Hidayat
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas