• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 23 April 2014
Tribunnews.com

Ruas Jalan Riam Kota Rusak Warga Minta Pemerintah Peduli

Selasa, 3 Juli 2012 11:44 WIB
Ruas Jalan Riam Kota Rusak Warga Minta Pemerintah Peduli
net
ilustrasi jalan rusak

TRIBUNNEWS.COM, KETAPANG - Ruas jalan dari Riam Kota Kecamatan Jelai Hulu ke Desa Kelampai Kemuning Terusan, mengalami rusak parah. Warga berharap kepada pemerintah bisa segera membangun jalan di kawasan tersebut agar perekonomian mereka menjadi lebih baik.

Anggota DPRD Ketapang Alfiannur mengatakan, kerusakan jalan tersebut semakin parah jika memasuki musim penghujan. Menurut Alfian, warga di daerah itu seolah terisolir lantaran tak bisa kemana-mana akibat kerusakan yang terjadi.

"Sebenarnya sudah saya sampaikan pada saat rapat anggaran TA 2012, namun hanya teranggarkan dengan pagu Rp 750 juta, untuk peningkatan, anggaran tersebut menurut saya jauh dari cukup," kata Alfian kepada Tribun Pontianak (Tribun Network), Selasa (3/7/2012).

Alfian mengatakan, 7 kades di wilayah itu juga telah meminta peningkatan jalan Riam Kota (Jelai Hulu) ke arah Desa Kelampai Kemuning Terusan Kec Manismata, ditujukan ke pemkab.

Kalaupun pemkab belum mencukupi untuk perbaikan jalan tersebut masyarakat melalui kades masing-masing meminta agar pihak pemkab maupun DPRD dapat merekomendasikan kepada pihak perusahaan perkebunan yang beroperasi di wilayah desa-desa tersebut.

"Hal ini supaya perusahaan dapat memberikan bantuan untuk perbaikan jalan dimaksud sebagai bentuk kepedulian melalui program CSR, namun sampai hari ini, jalan dimaksud belum mendapat respon dari perusahaan perkebunan sawit yang ada. Memang udah pernah tapi tidak bertahan lama sifatnya hanya pemeliharaan saja," tegasnya.

Menurut Alfian, jalan tersebut merupakan jalan lintas kecamatan yang biasa dilewati anak-anak sekolah di Riam Kota dengan jarak sekitar 35 km. Yang dirasakan masyarakat saat ini tentunya kesulitan ekonomi, sebab mereka kesulitan menjual hasil alam seperti getah karet. Sampai saat ini kondisi kehidupan mereka dari dulu nyaris tidak berubah.

"Infrastruktur jalan berpengaruh besar terhadap geliat ekonomi masyarakat, kalaupun jalan tersebut belum sepenuhnya dapat diperbaiki melalui APBD, paling tidak masyarakat berharap peran serta perusahaan melalui program CSR-nya, untuk lebih menguatkan berjalannya program CSR ini, regulasi atau setidaknya berikan rekomendasi ke perusahaan dimaksud untuk perbaikan jalan tersebut, kalau hanya melalui usulan dari masyarakat setempat perusahaan seperti tidak mau peduli," katanya.

Baca Juga:

Editor: Dewi Agustina
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
688162 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
Atas