• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 24 Juli 2014
Tribunnews.com

Perayaan Pelas Tahun Pampang 2012 Digelar Sabtu

Rabu, 4 Juli 2012 22:00 WIB
Perayaan Pelas Tahun Pampang 2012 Digelar Sabtu
Melayuonline.com

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Doan Pardede

TRIBUNNEWS.COM, SAMARINDA - Perayaan Pelas Tahun Pampang  2012 kembali digelar. Upacara gelar tahunan suku Dayak Kenyah yang menjadi agenda rutin tahunan Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Kominfo Samarinda ini akan dilaksanakan  Sabtu (7/7/2012) nanti.

Pelas merupakan kegiatan pengucapan rasa terima kasih kepada Tuhan setelah panen raya yang jatuh setiap Juni, namun tanggalnya berbeda-beda tergantung hari baik.

Dalam acara tersebut diawali sambutan kepala suku lalu pertunjukan upacara adat dan tari-tarian tradisonal Suku Dayak Kenyah. Para penarinya dari anak-anak hingga para sepuh dengan diiringi musik khas Suku Dayak Kenyah.

"Ritual pesta adat atau pelas tahun ini sebagai bentuk syukur kepada Sang Pencipta setelah melakukan panen serta atas limpahan dan anugerah-Nya," kata Kadisbudparkominfo Kota Samarinda M Faisal, Rabu (4/7/2012).

Dikatakannya, upacara tersebut merupakan sebagai upaya melestarikan budaya bangsa khususnya yang berada di Kota Tepian. Untuk itu melalui ajang  tadi  setidaknya bisa menjadi ajang promosi dan kalender rutin pariwisata bagi kota Samarinda.

Sementara itu, Kasi Kebudayaan Disbudparkominfo kota Samarinda, M Dahri mengatakan, perayaan ini terbuka untuk umum  dan gratis. "Jadi mumpung liburan silahkan datang ke desa budaya Pampang. Insya Allah juga dihadiri Bapak Walikota dan jajaran pemkot Samarinda. Selain ritual adat tahunan suku dayak kenyah, Dalam kesempat itu juga digelar  banyak tari-tarian sebagai ungkapan kegembiraan dan rasa suka cita," katanya.

Perkampungan Dayak Kenyah ini terbilang cukup mudah di kunjungi. Anda tidak perlu naik turun gunung apalagi keluar masuk hutan belantara. Karena perkampungan ini terletak sekitar 20 Km dari kota Samarinda dan itu pun bisa ditempuh dengan kendaraan karena jalan beraspal mulus.

Seperti diketahui, Suku Dayak yang tinggal di Desa Pampang merupakan sub-etnis Dayak Kenyah. Semula kawasan tersebut merupakan hutan, namun setelah warga Dayak Kenyah dari Desa Long Us, Apokayan, Kabupaten Bulungan yang berjumlah 35 orang bermigrasi, kawasan itu kemudian berkembang seperti sekarang ini.

Hingga kini penduduk Pampang sudah sekitar 1.000 jiwa. Kendati menerima budaya modern dari luar, warganya tetap teguh mempertahankan tradisi sehingga perkampungan ini dijadikan Desa Budaya Pampang oleh Pemerintah Kota Samarinda. "Akan ditampilkan beberapa tari-tarian suku dayak kenyah nantinya, seperti tari ajai, tari pemung tawai, tari hudoq, tari gong dan lain-lain," katanya.

Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Kaltim
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
693951 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas