• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 23 Oktober 2014
Tribunnews.com

Dua Pejabat Sulbar Jadi Tersangka Korupsi Bansos

Jumat, 6 Juli 2012 16:30 WIB
Dua Pejabat Sulbar Jadi Tersangka Korupsi Bansos
net
ilustrasi

Laporan Wartawan Tribun Timur, Rudhy

TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR – Kejaksaan Tinggi (Kejati)  Sulawesi Selatan menetapkan dua pejabat Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat sebagai tersangka dugaan penyimpangan dana bantuan sosial (bansos) tahun 2007 yang ditaksir merugikan negara senilai Rp 5 miliar berdasarkan perhitungan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sulsel.

Berdasarkan keterangan Kepala Seksi Penerangan dan Hukum Kejati Sulsel Nur Alim Rachim yang dikonfimasi di kantornya Jl Urip Sumiharjo, Makassar, Jumat (6/7) kedua pejabat teras Pemprov Sulbar tersebut adalah mantan Bendahara Pengeluaran Pemprov Sulbar Taufik dan mantan Kepala Biro Keuangan yang kini menjabat sebagai Kepala Dinas Koperasi, Perdagangan dan Perindustrian Pemprov Sulbar Samiran. Keduanya menjabat para perioe 2007-2008.

“Penetapan kedua tersangka tersebut sudah menemuni dua unsur subjektif dan objektifnya termasuk kawatir melarikan diri dan menghilangkan barang bukti,” terang Nur Alim saat merilis nama-nama oknum pejabat yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi penyaluran dana bansos Sulbar.

Menurutnya, penetapan tersangka dilakukan setelah tim penyidik mengantongi sejumlah alat bukti. Termasuk penggunaan atau pencairan dana miliaran rupiah tersebut  tidak bisa dipertanggungjawabkan pengeluarannya dan penggunaannya sebagaimana mestinya.

Bukan hanya itu, penyaluran dana bansos juga diduga kuat tidak melalui mekanisme serta petunjuk tekhnis yang ada seperti tidak adanya verifikasi berkas proposal yang mengajukan permintaan bantuan sebelum dana tersebut dicairkan. Bahkan fatalnya pencairan dilakukan dengan pembayaran tunai bukan melalui cek di perbankan.

“Peran masing-masing tersangka sangatlah jelas dan kejaksaan tidak lagi memeiliki alasan lain untuk tidak menetapkan kedua pejabat teras Pemprov Sulbar itu sebagai pihak yang paling bertanggungjawab secara pidana dalam penggunaan uang negara,” ujar mantan protokoler Kejati Sulsel ini.

Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Timur
0 KOMENTAR
699332 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas