• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 30 September 2014
Tribunnews.com

Baru Rampung,Proyek Irigasi Rusak

Minggu, 8 Juli 2012 17:07 WIB
Baru Rampung,Proyek Irigasi Rusak
Tribun Timur/Mahyudin
Ilustrasi Irigasi

TRIBUNNEWS.COM KETAPANG-Proyek irigasi pintu klep di Desa Mekar Sari, Kecamatan Benua Kayong, Ketapang, yang baru saja rampung dibangun oleh dinas PU Ketapang pada tahun anggaran 2012 ini sudah mengalami kerusakan. Jika kondisi tersebut tak segera ditangani maka kerusakannya akan semakin parah.

Kaur Umum Desa Mekar Sari Jairon, mengatakan, proyek yang terletak di RT 9 Dusun Pematang Buluh tersebut mengalami kerusakan pada beberapa bagian, seperti papan atau dinding baraunya yang sudah mulai pecah, dan pintu airnya juga sudah pecah.

‘’Kenapa pengerjaan proyek seperti itu, pelaksana proyek tidak mau mendegar saran kami, saat proyek baru di kerjakan kami memberikan saran agar pembagunanya disesuaikan dengan
keinginan masyarakat, akhirnya jadi seperti ini, baru saja dibangun sudah rusak.’’Kata Jairon Miggu (8/7).

Menurut Jairon seharusnya pemasangan dinding klep atau barau beton lansung menyatu ke jembatan karena ada jembatan kecil di sana, sehingga air yang masuk lewat pintu klep tidak mudah tumpah ke jalan, jika air pasang, air akan mudah tumpah ke jalan karena dinding baraunya sudah pecah. ‘’Jika ditimbun pun percuma, karena tulang barau betonya sudah patah,’’katanya.

Jairon mengaku, proyek irigasi pintu klep yang diusulkan oleh kepala desa Mekar Sari ini bernilai ratusan juta. Namun, Jairon tidak tahu pasti berapa angka pasti nilai proyeknya, karena pelaksana proyek atau pemborong selama mengerjakan, tidak pernah memasang plang proyeknya.

‘’Nilai proyeknya kami tidak tahu, karena plang proyeknya tidak pernah dipasang, ini namanya proyek siluman,’’ungkapnya.

Jairon mengatakan, kerusakan proyek irigasi pintu klip ini juga sudah lama dilaporkan ke dinas PU dan Anggota DPRD Ketapang agar dapat segera diperbaiki, namun hingga saat ini belum juga.

‘’Bahkan anggota DPRD dan Dinas PU sudah meninjau kerusakan ini, mereka berjanji akan memperbaikinya, tapi sampai sekarang tidak ada realisasinya,hanya janji-janji saja,’’tuturnya.

Jairon menuturkan, pengerjaan proyek ini dimulai sekitar bulan November –Desember 2011 dan baru rampung sekitar bulan Februari 2012.

Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas PU Ketapang Elyuzar di konfirmasi, mengatakan Pelaksana Proyek sudah berjanji akan memperbaiki kerusakan tersebut.

‘’Nanti saya tanya dulu ke Pejabat pembuat komitmen (PPK),nya,’’Jelas Elyuzar singkat.(Ali)

Berita Terkait  :

Editor: Budi Prasetyo
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
704281 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas