Kamis, 28 Mei 2015
Tribunnews.com

Tuduh Dukun Santet, Warga Bakar Rumah Mukhtar

Minggu, 8 Juli 2012 11:30 WIB

Tuduh Dukun Santet, Warga Bakar Rumah Mukhtar
SERAMBI INDONESIA/FERIZAL HASAN
Massa mengamuk dan membakar rumah Mukhtar Abas (58), di Desa Geudong-Geudong, Kota Juang, Bireuen, Sabtu (7/7/2012) dini hari sekira pukul 01.00 WIB. Pembakaran itu dilakukan massa karena Mukhtar dituduh sebagai dukun santet.

TRIBUNNEWS.COM, BIREUEN – Warga Geudong-Geudong, Kota Juang, Bireuen, mengamuk. Mereka membakar rumah Mukhtar Abas (58), di desa tersebut, Sabtu (7/7/2012),  sekira pukul 01.00 WIB. Massa membakar rumah dimaksud lantaran menduga Mukhtar sebagai dukun santet.

Pengkal peristiwa itu ketika ratusan warga Geudong-Geudong menggrebek rumah Mukhtar pada Jumat (6/7/2012), sekira pukul 02.00 WIB. Namun, malam itu, Mukhtar cepat diselamatkan aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Kota Juang. Usai itu, massa pun membubarkan diri.

Diduga warga tak puas lantaran tak bisa mengamankan Mukhtar. Dalam balutan kekesalan mendalam, dini hari berikutnya, massa kembali mendatangi rumah yang sudah kosong itu. Tanpa dikomando, massa yang tersulut emosi langsung membakar rumah berkonstruksi papan milik Mukhtar.

Beberapa armada pemadam kebakaran yang hendak menujuk ke lokasi dihadang massa. Akhirnya, petugas terpaksa berbalik arah ke markasnya. Akibatnya, rumah Mukhtar beserta isinya rata dengan tanah.

Saat kejadian, Mukhtar bersama istrinya sudah diamankan di Mapolsek Kota Juang. Sementara empat putra dan putri Mukhtar yang sudah dewasa, sudah lama menetap di rumah masing-masing.

Saat kejadian, sejumlah anggota Kepolisian Resor (Polres) Bireuen tiba di lokasi. Petugas berupaya menenangkan massa. Semula, massa bergeming. Tak ada yang mau beranjak dari lokasi kejadian. Namun, mereka berangsur-angsur membubarkan diri.

Sementara Mukhtar bersama istrinya, sejak kemarin pagi telah dipindahkan ke Mapolres Bireuen untuk diamankan.

Halaman12
Editor: Hendra Gunawan
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas