• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 1 Oktober 2014
Tribunnews.com

Pembangunan Tol Banyuwangi – Probolinggo Molor

Rabu, 11 Juli 2012 05:06 WIB
Pembangunan Tol Banyuwangi – Probolinggo Molor
Akibat ruk pembawa acar kubis tabrakaan, acar kubis berjatuhan di jalan, menyebabkan kemacetan 10 kilometer jalan tol dekat Frankfrut

TRIBUNNEWS.COM,BANYUWANGI-Rencana pembangunan jalan tol jurusan Banyuwangi – Probolinggo yang masih dalam proses perencanaan di Pemerintah Pusat terancam molor, karena terganjal dengan Undang – Undang No. 2 Tahun 2012 tentang pengadaan tanah bagi pembangunan umum, Selasa (10/7/2012).

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kabupaten Banyuwangi Karti Utami mengatakan, mengenai adanya realisasi pembangunan jalan tol Probolinggo - Banyuwangi tersebut dipastikan molor hingga tahun 2013 mendatang.

Menurutnya, realisasi pembangunan tol tersebut dikarenakan terbentur dengan UU No. 2 Tahun 2012 tentang pengadaan tanah bagi pembangunan umum.

"Undang-undangnya itu kan baru disahkan pada tahun ini, jadi baru bisa dilaksanakan tahun depan," ujarnya, Selasa (10/7/2012).

Mengenai tahapan pembangunan jalan tol Probolinggo - Banyuwangi masih dalam perencanaan di Pemerintah Pusat. Sehingga, dalam waktu dekat pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi akan melakukan sosialisasi kepada sejumlah warga masyarakat sekitar yang terkena dampak pembangunan jalan tol.

Padahal, pembangunan jalan tol Probolinggo - Banyuwangi itu semula telah dijadwalkan pada tahun 2010 lalu.

Namun, hingga 2012 ini belum ada kejelasan terkait diregulasinya. Rencananya, jalan tol sepanjang 156 kilometer ini melewati sebanyak 3 (tiga) Kabupaten. Diantaranya, Kabupaten Probolinggo sepanjang 26 Km, Situbondo 103 Km, dan Banyuwangi sepanjang 27 Km.

Penulis: Yoni Iskandar
Sumber: Surya
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
712611 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas