Kamis, 28 Mei 2015
Tribunnews.com

Sumbangan Siswa Akhirnya Dikembalikan

Rabu, 11 Juli 2012 10:06 WIB

Sumbangan Siswa Akhirnya Dikembalikan
WARTA KOTA/Angga BN

TRIBUNNEWS.COM, KUALA TUNGKAL - Dinas Pendidikan Tanjabbar memerintahkan agar uang pembangunan di SMAN 2 Kuala Tungkal dikembalikan. Alasannya, kebijakan pungutan uang pembangunan bagi siswa telah menyalahi aturan, terlebih setelah adanya peringatan keras dari Bupati Tanjabbar Usman Ermulan, sebelum tahun ajaran baru berlangsung.  

"Kita minta uang dikembalikan. Kalau ada yang sudah dipakai, sisa uang dikembalikan," kata Kepala Dinas Pendidikan Tanjabbar, Bailah kepada Tribun, Selasa (10/7/2012).

Kata Bailah, sebelumnya pihaknya telah mengeluarkan surat edaran bagi seluruh sekolah agar tidak dilakukan pungutan apapun kepada siswa. Meski pungutan merupakan inisiatif wali murid, menurutnya seharusnya pihak sekolah berkoordinasi dengan dinas.

"Harusnya koordinasi dulu dengan kita. Uang pembangunan itu kan mengecilkan dinas. Kita minta dikembalikan secepatnya," ujarnya.

Pihaknya mengaku telah memanggil Kepala SMAN 2 Kuala Tungkal, setelah mengetahui ada pungutan uang pembangunan sebesar Rp 150 ribu selama setahun bagi siswa baru. Diknas, lanjutnya siap melakukan pembangunan, sesuai dengan komitmen awal.

Disinggung minimnya pembangunan di SMAN 2 Kuala Tungkal hingga dilakukan pungutan uang pembangunan, diknas akan melengkapi sarana pendidikan, termasuk ruang belajar. Kekurangan tersebut sebelumnya telah dicatat, saat Bupati mengunjungi sekolah-sekolah.

"Kan kemarin sudah dicatat, apa saja kekurangan sekolah. Kita akan lengkapi dan komitmen bangun fasilitas, apalagi SMAN 1, SMAN 2 dan SMAN 3 saat itu telah disamakan. Nyatanya, SMAN 1 dan SMAN 3 tidak melakukan pungutan," kata pria berkacamata ini.

Halaman123
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Jambi
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas