• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 31 Oktober 2014
Tribunnews.com

Puluhan Pohon Tumbang di Jalan Trans Kaltim

Jumat, 13 Juli 2012 17:48 WIB
Puluhan Pohon Tumbang di Jalan Trans Kaltim
Tribun Kaltim, Niko Ruru
FOTO : Pohon akasia yang tumbang di tengah jalan trans Kaltim pada poros Pembeliangan-Mansalong,Kabupaten Nunukan, Jumat (13/7/2012) sore. (Niko Ruru/Tribun Kaltim)

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Niko Ruru

TRIBUNNEWS.COM NUNUKAN- Hujan disertai angin kencang, Jumat (13/7/2012) sore di wilayah daratan utara Kalimantan Timur membuat sejumlah pohon rebah dan menutupi jalan trans Kaltim pada poros Pembeliangan-Mansalong, Kabupaten Nunukan.

Dari pantauan tribunkaltim.co.id, kurang lebih selama satu setengah jam perjalanan darat dari Pembeliangan, ada dua puluh satu kali rebahan pohon yang kami jumpai sedang menutupi jalan.
Pohon akasia yang rebah menutupi jalan ini berada di areal milik PT Adindo Hutani Leastari (AHL).

Pada rebahan pohon pertama, kendaraan yang kami tumpangi terpaksa harus berhenti. Sopir harus turun dan basah kuyub kehujanan untuk menggeser pohon yang berdiameter tidak terlalu besar.

Tak berapa lami, kami kembali menjumpai rebahan pohon akasia. Untungnya saat hendak melintas, rebahan pohon yang berdiameter lebih besar dari pertama ini sudah selesai dipotong warga.

Apesnya untuk kali ketiga, kendaraan yang kami tumpangi kembali menemukan pohon akasia yang tumbang.

Ada sekitar sepuluh pohon yang tumbang bersamaan sehingga agak sulit untuk menyingkirkannya dari tengah jalan.

Sejumlah pengendara kendaraan roda dua maupun roda empat yang melintas di jalan trans Kaltim ini harus terhenti sekitar setengah jam sampai jalan tersebut benar-benar bersih.

Sejumlah sopir maupun pengendara roda dua berinisiatif menggunakan peralatan seadanya seperti parang, berupaya memotong bagian pohon yang berada di jalan. Sementara lainnya sibuk mengangkat sisa-sisa potongan pohon ke pinggir jalan.

Belum lima menit kami meluncur dari rebahan ketiga, kami kembali menemukan setidaknya ada tiga rebahan lagi di tengah jalan.

Tak berapa lama kemudian kami kembali menemukan tiga rebahan dalam jarak sekitar 20 meter pada setiap rebahan.

Rebahan demi rebahan dalam jarak berdekatan, terus kami jumpai selama berada di jalan trans Kaltim di areal milik PT AHL. Hal ini harus membuat kendaraan yang kami tumpangi lebih banyak berhenti.

"Memang setiap hujan seperti ini, pasti pohon akasianya timbang. Kalau kita potong pakai parang dia keras, tapi kalau kena angin mudah patah," kata sopir mobil yang kami tumpangi.
Selain rawan dengan rebahan pohon, sejumlah titik di jalan trans Kaltim
mengalami kerusakan.

Dalam perjalanan sore ini, kami menjumpai sejumlah pekerja menggunakan alat berat sedang berupaya memperbaiki bagian jalan berlubang yang aspalnya sudah terkelupas.

Kendala di jalan ini membuat perjalanan yang seharusnya bisa ditempuh hanya satu setengah jam, terpaksa harus molor menjadi hampir dua setengah jam.

Rencananya Sabtu besok rombongan Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak akan melintas di jalan ini untuk meninjau pelaksanaan pekerjaan pembangunan jalan yang menggunakan dana APBD Kaltim.

Editor: Budi Prasetyo
Sumber: Tribun Kaltim
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas