• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Senin, 22 September 2014
Tribunnews.com

10 Ribu Pekerja Diliburkan Sebulan

Sabtu, 14 Juli 2012 19:02 WIB
10 Ribu Pekerja Diliburkan Sebulan
ist

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Tiah SM

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Sedikitnya 10 ribu orang yang bekerja di berbagai tempat hiburan Kota Bandung akan dirumahkan selama satu bulan penuh selama Ramadan. Menurut Ketua Himpunan Industri Pariwisata dan Hiburan Indonesia (HIPHI) Kota Bandung Barlie Iskandar, hal itu  dilakukan karena semua tempat hiburan harus tutup selama bulan suci tersebut.

Meski demikian, unar Barli, para pegawai tetap di tempat hiburan itu tetap mendapat gaji. Sedangkan pegawai tidak tetap diserahkan kepada kebijakan masing-masing perusahaan.

Menurut Barli, perda tentang penutupan tempat hiburan memang memberatkan para pengusaha karena selain harus tutup satu bulan penuh tutup selama Ramadan, tempat hiburan juga harus tutup pada setiap hari besar keagamaan. Dengan demikian, dalam setahun hanya 10 bulan efektif buka usaha.

"Para pengusaha berat karena bayar pegawai dan sewa gedung serta bayar listrik tetap setahun," ujar Barli.

Dinda (25), pemandu lagu di Karaoke Jalan Jenderal Sudirman mengaku memilih pulang kampung selama Ramadan. Dinda menuturkan, Ia bekerja sebagai PL dengan gaji Rp 1,2 juta. Bekerja mulai pukul 17.00 sampai 02.00.

"Lumayan ada penghasilan untuk dua anakku di kampung karena bapaknya sudah tak ada," ujar Dinda yang asal Kuningan tersebut.

Dinda mengaku bisa mengirim ke kampungnya karena setiap harinya ada tambahan sedikit dari tamu yang ditemani nyanyi. "Saudara dan orangtua di kampung tahunya saya bekerja di toko, kalau anak belum mengerti masih balita," ujar Dinda.

Dinda mengatakan, pekerjaannya halal karena hanya nyanyi. "Tapi pandangan orang desa kan lain. Makanya saya merahasiakannya," ujar Dinda yang selama libur gajinya dibayar penuh pihak perusahaan.

Anggota DPRD Kota Bandung Edwin Sanjaya minta para pengusaha tempat hiburan  memberikan hak penuh kepada karyawannya selama libur bulan Ramadan. "Karyawan tidak bekerja karena aturan bukan karena malas, makanya haknya harus tetap diberikan termasuk Tunjangan Hari Raya," ujar Edwin.

Bagi perusahaan yang tidak memberikan hak karyawan harus ada sanksi dari Pemerintah Kota Bandung.

Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Jabar
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
724531 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas