• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 18 April 2014
Tribunnews.com

Pasar Bandongan di Magelang Ludes Terbakar

Minggu, 15 Juli 2012 00:27 WIB
Pasar Bandongan di Magelang Ludes Terbakar
Tribun Jogja
Pasar Magelang Ludes Terbakar

TRIBUNNEWS.COM, MAGELANG – Musibah kebakaran terjadi di pasar tradisional Bandongan, Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang, Sabtu (14/7/2012) malam. Walaupun tidak ada korban jiwa, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Menurut seorang warga setempat, Hari Siswanto (31), yang juga menjadi saksi mata kejadian itu menuturkan, api diduga pertamakali muncul dari bagian tengah pasar sekitar pukul 20.00 WIB. Sejumlah warga yang mengetahui ada kobaran api, langsung berlarian menuju lokasi dan mencoba memadamkan dengan cara manual.

“Tapi karena ada hempasan angin yang kencang dan mobil pemadam kebakaran datangnya lama, akhirnya api terus menjalar ke kios-kios,” katanya.

Dari pantauan di lokasi kejadian, ribuan masyarakat berduyun-duyun mendatangi sekitar lokasi untuk menyaksikan musibah ini. Sementara para pedagang yang berhasil menyelamatkan barang dagangannya, terlihat hanya duduk memandang kobaran api sambil menunggui barang miliknya.

Purwanto (45), salah seorang saksi mata mengatakan, awal mula kebakaran diketahui sekitar pukul 20.00 WIB. Saat itu api masih terlihat kecil dengan kepulan asap yang menyengat. Tidak berselang lama, api langsung membesar dan menghanguskan hampir seluruh isi pasar.

"Awalnya saya hanya mencium bau seperti barang terbakar. Setelah saya cek di dalam pasar, ternyata ada titik api di dalam salah satu kios. Saya langsung lapor ke Polsek setempat," ujarnya yang tinggal dekat pasar.

Petugas Polres Magelang, Donny yang berada di lokasi mengatakan, pihaknya pertamakali mendapat informasi dari warga bahwa pasar tersebut kebakaran. Kemudian petugas langsung meluncur ke lokasi.

“Saat itu, api masih kelihatan kecil dari tengah kios. Kami langsung meminta warga untuk memadamkannya secara manual dengan kayu dan lain-lain, baru kemudian lapor ke pemadam kebakaran,” ujarnya.

Namun, lanjutnya, api terus membesar karena tertiup angin yang kencang hingga membakar seluruh kios. Warga dan petugas juga memblokir api agar tidak sampai ke pemukiman warga yang kebetyulan berdekatan dengan pasar.

Camat Bandongan, Iwan Susilo yang berada di lokasi mengatakan, dirinya mendapat laporan kalau pasar terbakar sekitar  pukul 20.00 wib.

“Penyebab belum diketahui, yang terpenting melakukan pemadaman dahulu. Juga belum diketahui apakah ada korban jiwa atau tidak. Jumlah kerugian juga belum diketahui,” katanya.

Kepala Dinas Perdagangan dan Pasar Kabupaten Magelang, Bambang Dwi Purnomo yang juga berada di lokasi mengatakan, jumlah kios dan los di pasar Bandongan ada skeitar 368 unit dengan luas tanah sekitar 1.400 meter persegi.

“Pasar itu adalah pasar tradisional tua dan baru saja direnovasi dengan anggaran APBD 2012 sekitar Rp 90 juta. Kami tidak mengetahui pasar ini dibangun tahun berapa,” ungkapnya.

Salah seorang pedagang buah-buahan, Maryati (50) juga mengaku lapaknya ikut musnah terbakar. Padahal ia baru saja membeli dari pengepul berbagai buah seperti apel, kelengkeng pir, mangga dan sebagainya. Diperkirakan, ia mengalami kerugian sekitar Rp 3 juta.

Seorang pedagang lain, yakni Tiksan yang menjual berbagai pakan ternak, pupuk, dan obat-obatan juga kiosnya juga habis dilalap si jago merah. Adik anggota DPRD Kabupaten Magelang Kuswan Haji itu, harus rela tempat usahanya musnah terbakar. Diperkirakan, ia mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah.

Editor: Willy Widianto
Sumber: Tribun Jogja
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
725082 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
Atas