• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 30 Agustus 2014
Tribunnews.com

Pemuda Pancasila dan IPK Terlibat Bentrokan Berdarah

Minggu, 15 Juli 2012 18:57 WIB
Pemuda Pancasila dan IPK Terlibat Bentrokan Berdarah
Tribunnews.com/Nurmulia Rekso P
Massa bersenjata tajam merusak posko Pemuda Pancasila di Jalan masjid al-Mubarok, Tanah Kusir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Senin (13/2/2012). Di Medan, PP bentrok dengan organisasi pemuda setempat, Ikatan Pemuda Karya (IPK).

Laporan Wartawan Tribun Medan, Feriansyah Nasution

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Dua kubu organisasi pemuda, yakni Pemuda Pancasila (PP) dan Ikatan Pemuda Karya (IPK), terlibat bentrokan berdarah di Jalan Sekip, Medan, Minggu (15/7/2012) sore.

Wartawan Tribun Medan (TRIBUNnews.com Network) melaporkan, bentrokan itu mengakibatkan tiga orang dari anggota Pemuda Pancasila mengalami luka bacok dan satu kereta jenis Mio milik oknum Pemuda Pancasila dibakar massa IPK.

Kapolda Sumut Irjen Wisjnu Amat Sastro yang langsung turun ke lokasi kejadian, mengatakan belum tahu persis penyebab bentrok antar dua kubu organisasi itu.

Namun, kemungkinan, Wisjnu menduga kejadian dipicu lokasi pelantikan Ranting Pemuda Pancasila yang berdekatan dengan Kantor Pusat Ikatan Pemuda Karya.

"Ini mungkin ya, kan lokasi acara ini berdekatan dengan kantor IPK," kata Wisjnu.

Wisjnu mengatakan, anggotanya sedang melakukan pendataan jumlah korban dan akan mengambil tindakan tegas bagi pelaku pembacokan.

"Saat ini yang terdata tiga korban luka bacok. Tapi masih didata lagi apakah ada korban lainnya dari dua belah pihak," kata Wisjnu yang mengenakan batik dan berkopiah hitam.

Informasi dihimpun tribun-medan.com, pembakaran kereta dan pembacokan tiga korban terjadi di Jalan Sekip, persisnya di simpang Jalan Sengon, Medan (bersebelahan dengan 'Gedung Putih'). Lokasi ini, berkisar 1 KM dari lokasi acara pelantikan Ranting Pemuda Pancasila Kelurahan Sei Putih Timur.

Tampak kereta jenis metik telah tinggal rangka habis dilalap api. Lokasi Jalan Sekip juga sempat diblokir kepolisian selama sejam, menghindari hal tak diinginkan. (*)

Baca Juga

Editor: Dahlan Dahi
Sumber: Tribun Medan
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
726941 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas