• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Minggu, 20 April 2014
Tribunnews.com

Hilang 11 Tahun Kuburan Warga Lampahan Ditemukan

Rabu, 18 Juli 2012 10:53 WIB
Hilang 11 Tahun Kuburan Warga Lampahan Ditemukan
surya
Ilustrasi

TRIBUNNEWS.COM, REDELONG - Masyarakat Kampung Bandar Lampahan, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah, Senin (16/7/2012) membongkar satu kuburan massal, berisi tiga kerangka manusia yang masih bisa dikenali. Kuburan itu ditemukan di kebun kopi milik salah satu warga Kampung Bumi Ayu, Blok C Lampahan.

Ketiga kerangka manusia korban konflik itu diyakini warga setempat sebagai penduduk Kampung Bandar, Lampahan, Kecamatan Timang Gajah, yang telah hilang sejak 11 tahun silam. Menurut keluarga korban, ciri-ciri pakaian yang ditemukan masih lengkap, sehingga mudah dikenali.

Dalam proses penggalian itu, sempat diwarnai isak tangis keluarga korban dan suasana berubah menjadi duka mendalam, ketika salah seorang warga yang mengaku keluarga korban berteriak histeris sambil mengatakan: "Itu gigi abang saya," teriak seorang wanita paruh baya yang menyaksikan proses penggalian. Tak lama, warga lainnya mencoba menenangkan wanita itu.

Selain ratusan warga, anggota Muspika Timang Gajah, mulai dari camat, Kapolsek dan Danramil Timang Gajah, ikut melihat penggalian kuburan itu, termasuk anggota PMI Bener Meriah. Penggalian kuburan korban konflik itu dimulai pukul 11.30 WIB sampai sore hari.

Sedangkan jarak tempuh menuju lokasi, sekitar satu kilometer dari jalan Bireuen-Takengon. "Sebagian yang hadir melihat penggalian ini, merupakan keluarga korban yang ingin memastikan kerangka manusia di kuburan itu," kata salah seorang warga.

Dilaporkan, adanya kuburan korban konflik di areal kebun kopi itu, setelah mendapat informasi dari salah seorang warga setempat yang mengetahui kuburan tersebut. Setelah dilakukan pengecekan, ternyata informasi tersebut benar dan berbagai pihak langsung dihubungi untuk proses penggalian.

Sementara itu, ketiga kerangka manusia yang ditemukan dalam satu liang telah dikenali pihak keluarga korban. "Bisa dipastikan, salah satu dari kerangka itu, ayah saya berdasarkan giginya," kata Indra Gunawan, salah seorang keluarga korban kepada Serambi (Tribun Network).

Dikatakan, pihak keluarga langsung membawa ketiga kerangka itu untuk dikebumikan secara layak di Kampung Bandar, Lampahan, Kecamatan Timang Gajah. Namun karena sudah tidak bisa lagi dipisahkan sehingga dikebumikan dalam satu kuburan, namun dibuat tiga liang lahat.

"Kami puas karena sudah bisa menemukan dimana kuburan orang tua kami dan kami ikhlas dengan kepergiannya dan yang paling penting sudah dikebumikan secaya layak," papar Indra Gunawan.
Ditambahkan, proses penggalian kuburan itu, bukan untuk membuka kembali persoalan lama tetapi hanya ingin memindahkan jenazah orang tua ke tempat yang lebih layak.

Apalagi, kata Indra Gunawan, selama 11 tahun, pihak keluarga telah mencoba mencari keberadaan jenazah tersebut. "Pencarian selama bertahun-tahun ini, telah menemui titik terang dengan penemuan kuburan ayah kami," ujar Indra lega.(c35)

Baca Juga:

Editor: Dewi Agustina
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
735352 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
Atas