• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 22 Oktober 2014
Tribunnews.com

Kanwil Sulsel Gelar Rukyatul Hilal dari Mal GTC

Rabu, 18 Juli 2012 17:24 WIB
Kanwil Sulsel Gelar Rukyatul Hilal dari Mal GTC
SERAMBI INDONESIA/M ANSHAR
Petugas Badan Hisab dan Rukyah Aceh, mengamati posisi bulan pada rukyatul hilal penentuan 1 Ramadan

Laporan Wartawan Tribun Timur / Author Adin Syekhuddin

TRIBUNNEWS.COM MAKASSAR -- Kantor Kementerian Agama Wilayah Sulawesi selatan akan menggelar rukyatul hilal untuk menentukan awal bulan Ramadan 1433 H dari lantai empat pusat perbelanjaan modern Gowa Trade Center (GTC), Kamis (19/7/2012).

Pengamatan penampakan bulan dengan "mata telanjang" di GTC akan mulai dilakukan sekitar pukul 17.00 Wita. Sejumlah pakar dari badan hisab dan rukyat dan pimpinan organisasi keagamaan di Sulsel akan menghadirinya.

Humas Kanwil Depag Sulsel, Muh Tonang Cawidu mengatakan proses rukyatul hilal di Sulsel akan disatukan di lokasi tersebut. Ia perkirakan sekitar pukul 17.30-18.30 Wita bulan sudah mulai dapat disaksikan.

"Kami akan melakukan pengamatan bulan dari pelataran parkir lantai empat Mal GTC. Kalau cuaca baik, Insya Allah hilal bisa terlihat daru atas tempat itu," kata Tonang, Rabu (18/7).

"Pengamatan bulan akan dilakukan mulai 17.30 WIB hingga 18.30 WIB dengan menggunakan dua unit teropong khusus. Sekitar 30 tokoh agama Islam akan diundang untuk mengamati bulan sebagai dasar penetapan 1 Syawal 1433 Hijriah," lanjutnya.

Hasil rukyatul hilal di Sulsel akan dilaporkan ke pusat sebelum dilakukan sidang itsbat (penetapan) awal Ramadan 1433 H dan awal Syawal 1433 H. Sidang Isbat akan mengambil keputusan perayaan hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1433 Hijriah.

Bagi undangan yang berhasil melihat bulan maka yang bersangkutan akan diambil sumpahnya sebelum kemudian dilaporkan kepada Kementerian Agama Republik Indonesia di Jakarta sebagai dasar penetapan 1 Syawal 1432 Hijriah.

Pada Ramadan 1432 H lalu, garis awal hilal tidak nampak dari lokasi tersebut. Ketebalan awan menghalangi pandangan pelaku rukyat untuk dapat menyaksikan hilal.

Tonang menjelaskan, Hilal adalah penampakan bulan dengan mata telanjang yang paling awal terlihat menghadap bumi setelah bulan mengalami konjungsi. Hilal merupakan kriteria hisab suatu awal bulan.

Setiap awal bulan selalu ditandai dengan munculnya hilal. Penentuan hilal bulan Syawal adalah salah satu aktivitas penting yang dilakukan lembaga hisab untuk menentukan hari terakhir pada bulan Ramadan.

"Saya katakan penting karena akan menentukan kapan ummat muslim terakhir melakukan puasa dan merayakan Idul Fitri," kata Ketua GP Ansor Sulsel ini.

Metode penentuan hilal yang biasa dilakukan ada dua macam yakni metode Rukyat dan Hisab. Rukyatul Hilal adalah metode pandangan mata, sedangkan Hisab adalah metode perhitungan matematik astronomi. (din)

Berita Terkait :

Editor: Budi Prasetyo
Sumber: Tribun Timur
0 KOMENTAR
737062 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas