Minggu, 19 April 2015
Tribunnews.com

Buku Chairul Tanjung Si Anak Singkong Laris

Jumat, 20 Juli 2012 14:15 WIB

Buku Chairul Tanjung Si Anak Singkong Laris
TRIBUNNEWS.COM/DANY PERMANA
Pemimpin Trans Corp, Chairul Tanjung, menandatangani buku berjudul Chairul Tanjung Si Anak Singkong, dalam acara peluncuran buku tersebut di Toko Buku Gramedia Matraman, Jakarta, Senin (2/7/2012). Buku mengenai autobiografi Chairul Tanjung tersebut disusun oleh Tjahja Gunawan Diredja. TRIBUNNEWS/DANY PERMANA

Hal itu diungkapkan Denny Jakson  S dari Group of Book Publishing Kompas Gramedia Makassar kepadaTribun Timur di Makassar, Jumat (20/7/2012). 
                                    
“Khusus di Kota Makassar, sudah ribuan buku ini terjual. Padahal, buku ini baru diluncurkan Juni lalu. Buku ini tak hanya laris di Makassar. Di Toko Buku Gramedia di seluruh Indonesia pun mengalami hal sama. Laris manis. Hitungan kami sudah ratusan ribu terjual sejak Juni lalu,” ujar Denny melalui ponsel. 

Denny menambahkan, saking larisnya, buku Chairul Tanjung Si Anak Singkong telah dicetak ulang hingga cetakan keempat. Satu kali cetakan, itu rata-rata 50 ribu eksempelar.

Edisi perdana buku ini terbit Juni 2012 yang bertepatan pula 50 tahun usia CT. Harga buku ini Rp 58 ribu per eksemplar.

Isi Buku
Buku yang ditulis Tjahja Gunawan Diredja yang juga wartawan Harian Kompas ini berisi cerita yang tentang masa-masa susah hingga kabar senang dari sosok Chairul.

Buku ini terdiri 384 halaman. Juga dilengkapi sejumlah foto yang mengisahkan berbagai aktivitas bisnis dan maupun kegiatan sosial CT. 

Nama Chairul Tanjung alias CT kini tak disangsikan lagi kepopulerannya di Indonesia. Dalam usia 50 tahun, Chairul telah berhasil menjadi tokoh sukses di bidang bisnis properti, perbankan, asuransi, perhotelan, pasar modal, dan media massa. Total asetnya pun kini bernilai triliunan rupiah.

Majalah Forbes, sebuah majalah bisnis dan finansial Amerika Serikat yang didirikan pada 1917 oleh BC Forbes, pada Maret 2012 mengeluarkan daftar 1.226 orang terkaya di dunia. Sebanyak 17 di antaranya adalah orang Indonesia. Nah, nama Chairul termasuk di antara 17 nama itu. Tepatnya pada urutan 634 orang terkaya di dunia.

Kekayaan pribadi Chairul disebut mencapai dua miliar dolar AS atau setara Rp 18 triliun (kurs: 1 dolar AS = Rp 9.000). 
                            
Padahal, Chairul bukan berasal dari keluarga anak konglomerat. Juga bukan anak jenderal. Bos CT Corp (Chairul Tanjung Corpora) yang menaungi puluhan perusahaan ini mengaku sebagai anak dari keluarga sederhana. 

Ayahnya, AG Tanjung adalah wartawan sekaligus pengelola surat kabar beroplah kecil sejak Orde Lama. Namun saat Orde Baru berkuasa, surat kabar yang dikelola ayahnya itu kemudian dipaksa tutup karena berseberangan secara politik dengan penguasa saat itu. Kondisi ini membuat orangtuanya menjual rumah dan berpindah tinggal.

Masa kecil Chairul dilewati di Gang Abu, Batutulis, Kelurahan Kebon Kelapa, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat. Katanya, pada tahun 1970-an, merupakan satu di antara kawasan terkumuh di Jakarta. Jalanan tanah, becek, dan banjir kala hujan. Semua rumah di kawasan ini merupakan rumah petak kecil, beratap pendek, dinding tambal sulam, dan tak ada bangunan bertingkat. 

Halaman123
Editor: Dahlan Dahi
Sumber: Tribun Timur
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas