• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 22 Oktober 2014
Tribunnews.com

Perang Mulut Pria Beristri Tega Bunuh Selingkuhannya

Jumat, 20 Juli 2012 09:00 WIB
Perang Mulut Pria Beristri Tega Bunuh Selingkuhannya
PROHABA/MUHAMMAD NAZAR
Poliisi melakukan reka ulang terhadap Sa dul Bahri (38) warga Kecamatan Delima, Pidie, Kamis (19/7/2012) di lapangan Cot Mane Masjid Dijem Blue Glee Cut, Kecamatan Idrajaya. Tersangka, diduga sebagai pembunuh Ainal Mardhiah (46) warga Gampong Blang Dhot, Kecamatan Tangse, Pidie, Jumat (1/6/2012) lalu.

TRIBUNNEWS.COM, SIGLI - Ainal Mardiah (46), wanita lajang yang bertugas sebagai TU SMPN 3 Tangse, Pidie, dibunuh oleh teman spesialnya, Saidul Bahri Ibrahim (38) warga Kecamatan Delima, seorang pria yang telah beristri. Saidul menghabisi Ainal yang juga selingkuhnya itu, jelang tengah malam, saat keduanya--diakui Saidul--akan ke rumah kerabat Ainul.

Tragedi pilu kematian wanita lajang itu terungkap dalam rangkaian rekonstruksi pembunuhan Ainal Mardiah, warga Gampong Blang Dhot, Kecamatan Tangse, Pidie, Kamis (19/7/2012) kemarin.

Lokasi reka ulang itu dipusatkan di Cot Mesjid Dijem Bluek Glee Cut, Kecamatan Peukan Baro, Pidie, tempat dimana jasad korban ditemukan. Lebih tepatnya, lokasi korban dieksekusi oleh Saidul.

Reka ulang oleh pihak Reskrim Polres Pidie itu dimulai sejak pukul 09.30 WIB hingga 10.30 WIB itu menjadi tontonan menarik masyarakat. Saidul Bahri Ibrahim, baru beberapa hari lalu dicokok polisi di rumah istrinya. Lelaki ini sudah sejak lama dicurigai sebagai eksekutor Ainal, karena disebut-sebut sempat menghilang sejak kematian Ainal.

Saidul ditangkap polisi di rumah istrinya di Kecamatan Delima, Jumat (15/7/2012) pekan lalu. Reka ulang itu mencakup sembilan adegan. Dalam adegan tersebut antara lain terungkap Ainal tewas akibat dicekik Saidul dengan memiting leher Ainal memakai tangan kanan. Ainal sempat berontak, namun akhirnya wanita itu kehabisan napas, karena pitingan tangan Saidul tak lepas dari leher wanita malang itu. Setelah itu jasad Ainal diseret ke semak untuk menghilangkan jejak.

Beberapa jam sebelum eksekusi, atau pukul 20.30 WIB tanggal 29 Mei 2012, Ainal sempat datang di Toko Sogo Mitasi milik Hj Erlinawati (saksi) di pasar Beureunuen. Korban sempat mengatakan pada Erlinawati, jika ia malam itu akan memperkenalkan Saidul yang telah beristri itu kepada kerabat Ainal.

Ainal dan Saidul lalu meninggalkan Sogo Mitasi dengan mengendarai Jupiter Z. Belakangan keduanya bergerak menuju kawasan Kecamatan Sakti. Entah mengapa, keduanya terlibat perang mulut di atas sepeda motor. Salah satu pemicu karena waktu sudah larut, tapi keduanya masih malang melintang dengan sepmor.

Pertengkaran itulah yang berujung kematian Ainal, ketika keduanya turun dari sepeda motor dan Saidul menghabisi Ainal dengan mencekiknya.

Kapolres Pidie, AKBP Dumadi melalui Kasat Reskrim, AKP Raja Gunawan, kepada Prohaba, Kamis (19/7/2012) mengatakan, tindakan Saidul Bahri Ibrahim dijerat dengan pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Sebelumnya, jasad perempuan misterius ditemukan di semak-semak kawasan perbukitan, Kampus Jabal Ghafur, Gle Gapui, Kecamatan Indrajaya, Kabupaten Pidie, Jumat (1/6/2012). Belakangan terungkap jika jasad itu adalah Ainal Mardiah (46) warga Desa Blang Dhot, Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie.(naz)

Baca Juga:

Editor: Dewi Agustina
0 KOMENTAR
742422 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas