• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 21 Agustus 2014
Tribunnews.com

Dukungan Cagub Independen Butuh Satu Kontainer Surat

Minggu, 22 Juli 2012 15:15 WIB
Dukungan Cagub Independen Butuh Satu Kontainer Surat
(Tribunnews/Hendra Gunawan)
Ilustrasi pemungutan suara

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Jika seseorang berniat maju sebagai calon independen pada Pemilihan Gubernur Jabar 2013, dipastikan dia akan banyak terkuras waktu, tenaga, dan uang.

Sebagai contoh, untuk memenuhi syarat dukungan saja, sedikitnya dia harus mengumpulkan 1,4 juta surat dukungan yang ditandatangani oleh setiap pendukungnya. Surat sebanyak itu jika ditumpuk bisa satu kontainer.

Ketua KPU Provinsi Jabar Yayat Hidayat, mengatakan sesuai aturan yang berlaku, calon independen harus mengumpulkan surat dukungan sebanyak 3 persen dari jumlah penduduk saat hari H pemilihan. Menurut Yayat, jumlah penduduk Jabar pada 24 Februari 2013 diperkirakan mencapai 48 juta jiwa.

"Dengan perhitungan seperti itu kemungkinan jumlah pendukung yang harus dikumpulkan setiap pasangan independen, mencapai 1,4 juta jiwa. Dan para pendukung itu harus tersebar di 14 kabupaten/ kota. Jadi. Jika dukungannya lebih dari 1,4 juta jiwa tapi hanya berasal dari 13 kabupaten/ kota, ya tetap saja gugur," kata Yayat di Gedung Sate, Bandung, Jumat (20/7/2012).

Menurut Yayat, jumlah dukungan sebanyak itu merupakan angka terbesar yang pernah terjadi di Indonesia. Untuk itu, KPU Jabar telah menyiapkan anggarannya.

"Kami sudah menyiapkan anggaran untuk tiga pasangan calon independen. Termasuk lokasi penyimpanan berkas-berkas dukungannya. Mungkin untuk 1,4 juta dukungan itu bisa mencapai satu kontainer. Jadi kalau ada tiga calon independen, berarti ada tiga kontainer," kata Yayat.

Yayat mengatakan pasangan calon independen harus menyerahkan syarat dukungan itu sebulan sebelum pendaftaran dibuka. Berdasarkan jadwal yang ada, pembukaan pendaftaran calon gubernur/wakil gubernur, akan dimulai bulan Oktober.

"Artinya, calon independen harus menyerahkannya di bulan September. Itu untuk memberi waktu pada KPU melakukan verifikasi faktual surat dukungan," ujarnya.

Yayat mengatakan surat dukungan harus dilengkapi dengan fotokopi Kartu Tanda Penduduk, fotokopi Kartu Keluarga, dan surat domisili. Surat domisili yang berlaku adalah surat domisili yang dikeluarkan enam bulan sebelum penetapan DPS (Daftar Pemilih Sementara).

"Harus diperhitungkan saja. Pemilukada tinggal tujuh bulan lagi. Tanggal 24 Juli sudah rekrutmen penyelenggara, 28 Agustus kami melayangkan surat pemberitahuan soal DP4. Dan tanggal 27 September DP4 itu harus sudah kami terima," ujar Yayat.

Baca juga:

Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Jabar
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
749482 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas