• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 30 Oktober 2014
Tribunnews.com

Satpol PP Samarinda Sidangkan 238 Kasus Sepanjang 2012

Minggu, 22 Juli 2012 19:28 WIB
Satpol PP Samarinda Sidangkan 238 Kasus Sepanjang 2012
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN

Laporan Tribun Kaltim, Rafan A Dwinanto

TRIBUNNEWS.COM, SAMARINDA - Persoalan sosial masyarakat kerap menghantui kota-kota besar, termasuk Samarinda. Hingga pertengahan 2012 ini, Satpol PP Samarinda sedikitnya sudah menyidangkan sekitar 238 kasus. Hal ini diungkapkan Plh Kasatpol PP Samarinda, Suparmono.

Menurut Suparmono, dari 238 kasus yang sudah disidangkan tersebut, 60 persen diantaranya didominasi kian maraknya Pedagang Kaki Lima (PKL). "Bisa dibilang 60 persen itu kasus PKL. Sisanya seperti miras, gelandangan pengemis (gepeng), dan anak jalanan (anjal)," beber Suparmono.

238 kasus tersebut, kata Suparmono, tidak cukup menggambarkan besarnya persoalan sosial dan ketertiban masyarakat yang terjadi di Samarinda. Pasalnya, masih banyak pelanggaran ketertiban lainnya yang tidak masuk ranah sidang.

"Jumlah itu belum termasuk yang cuma dapat peringatan, pembinaan, serta diminta menandatangani surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya," katanya lagi.

Suparmono mengungkapkan, sesuai protap (prosedur tetap) penindakan pelanggaran di Satpol PP, tidak semua pelanggaran harus berakhir dengan sidang. "Ya kalau pelanggar baru paling dapat peringatan, pembinaan, dan surat pernyataan tadi. Begitu juga kasus Anjal dan Gepeng itu hanya kita beri pembinaan dan surat pernyataan saja," jelasnya.

Sidang, lanjut Suparmono, baru dilakukan untuk kasus pelanggaran sosial yang cukup serius seperti miras, maupun pelanggaran yang dilakukan berulang kali. "Kecuali untuk koordinatornya (gepeng dan anjal) itu kita sidang. Begitu juga anjal dan gepeng yang tertangkap berulang kali baru kita sidang," jelas Suparmono.

Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Kaltim
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas