Sabtu, 28 Maret 2015
Tribunnews.com

Didemo Momentum Bupati Nunukan Benahi Birokrasi

Kamis, 26 Juli 2012 13:29 WIB

Didemo Momentum Bupati Nunukan Benahi Birokrasi
Tribun Kaltim/Niko Ruru
Massa Gerakan Masyarakat Kabupaten Nunukan Menggugat, Rabu (25/7/2012) kemarin mendemo Bupati Nunukan Basri.

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Niko Ruru

TRIBUNNEWS.COM, NUNUKAN - Demonstrasi yang dilakukan Gerakan Masyarakat Kabupaten Nunukan Menggugat, Rabu (25/7/2012) kemarin seharusnya menjadi momentum bagi Bupati Nunukan Basri untuk berbenah.

Pembenahan birokrasi harus dilakukan dengan mengevaluasi kinerja bawahannya yang tidak maksimal bekerja selama setahun belakangan ini.

Pengamat politik dan kebijakan publik Nunukan, Indrasasmita Anshori mengatakan, masyarakat melakukan demonstrasi sebagai bentuk kekecewaan terhadap kegagalan pemerintahan Basri melaksanakan sejumlah janji kampanyenya saat Pemilukada Nunukan 2011.

Sejumlah masalah yang dipermasalahkan masyarakat misalnya, masih belum tuntasnya penyelesaian sengketa lahan antara masyarakat dan perusahaan, belum teratasinya kesulitan mendapatkan bahan bakar minyak, tidak terlaksananya program gratis KTP, akta kelahiran, kesehatan gratis, tunjangan kematian dan tidak terealisasinya janji mengembalikan proses TKI ke Nunukan serta menaikkan pendapatan ketua RT dan kepala desa.

"Bupati harusnya merespon positif demonstrasi yang dilakukan masyarakat. Terlepas kalau misalnya ada yang punya kepentingan dibalik itu, yang jelas Bupati harus bersyukur. Kalau masih ada masyarakat yang mau mengingatkan Bupati, berarti rakyat juga punya perhatian yang besar terhadap Bupati," ujarnya.

Menurut Indra, sudah seharusnya Bupati mengevaluasi Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang gagal melaksanakan program Bupati seperti dikeluhkan para demonstran.

Halaman12
Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Kaltim
KOMENTAR

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas