• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 20 September 2014
Tribunnews.com

Hasil Sidak, Kualitas Daging Sapi di Kota Malang Baik

Jumat, 27 Juli 2012 10:49 WIB
Hasil Sidak, Kualitas Daging Sapi di Kota Malang Baik
Tribun Jakarta/JEPRIMA
Seorang penjual daging sapi memotong daging sapi dagangannya di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Senin (23/7/2012). Meski Lebaran selalu datang setiap tahun namun harga bahan pokok selalu melonjak, seperti yang diungkapkan Husein (45). Harga daging sapi melonjak naik dari Rp 70.000 per kg menjadi Rp 80.000 per kilogram , katanya. (Tribun Jakarta/Jeprima)

TRIBUNNEWS.COM,MALANG- Harga daging terus melambung, Pagi ini, Dinas Pertanian Kota Malang menyisir seluruh pedagang daging di pasar besar Malang. Penyisiran dilakukan untuk mengetahui ketersediaan serta kualitas daging sapi.

Yudi Broto, Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kota Malang mengatakan, sidak ini merupakan kegiatan rutin menjelang lebaran.

"Dari hasil sidak ini, kualitas dan ketersediaan daging sapi di Malang cukup. Tidak kami temukan ada daging berkualitas buruk," jelas Yudi Broto, Jumat (27/07/2012).

Selain melihat kualitas dan ketersediaan daging sapi, Yudi Broto dan beberapa staffnya juga mendata pedagang, di antaranya, nama, omset, harga, dan asal mendapat daging itu.

"Tujuan kami supaya tahu benar berapa kebutuhan daging di Malang. Itu untuk menghindari kekurangan daging," imbuhnya.

Dalam penyisiran itu, diketahui rata-rata harga daging sapi naik antara Rp 2000 hingga Rp 5000 menjadi Rp 65.000 hingga Rp 75.000 per kilogramnya.

Selain di pasar besar, penyisiran akan dilakukan di 31 titik pasar di antaranya pasar Belimbing, Dinoyo, Lesanpuro, Bunul, Sawojajar, dan pasar lainnya di sekitar Kota Malang.

Dia juga mengungkapkan ciri-ciri daging sapi yang baik, di antaranya berwarna merah pucat, berserat halus, liat, baunya harum, tidak basah, dan konsistensinya liat.

Sedangkan ciri daging buruk adalah berbau anyir, tengik, berubah warna kehitaman, berlendir, berair, dan tidak liat. Sementara konsumsi daging di Kota Malang antara 50-60 ekor per hari.

Selain daging sapi, penyisiran juga dilakukan pada daging ayam dan daging kambing.

Meski memasuki bulan puasa, permintaan terhadap daging sapi justru menurun.

"Dulu bisa sampai 1,5 kwintal, sekarang hanya 82 kilogram saja," kata Luluk Maslukhah, penjual daging sapi.  

Penurunan itu disebabkan banyak penjual bakso yang libur selama bulan puasa.

Penulis: Yoni Iskandar
Sumber: Surya
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
767471 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas