• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 21 Oktober 2014
Tribunnews.com

DPC PPP Palembang Calonkan Romi Herton Jadi Wali Kota

Minggu, 29 Juli 2012 22:33 WIB
DPC PPP Palembang Calonkan Romi Herton Jadi Wali Kota
Sriwijaya Post/Syahrul Hidayat
Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) merekomendasikan kepada Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Kota Palembang mencalonkan H Romi Herton sebagai Wali Kota Palembang melalui surat yang ditandatangani Ketua Umum PPP H Suryadharma Ali dan Sekretaris Jenderal PPP H M Romahurmuziy.

TRIBUNNEWS.COM, PALEMBANG - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) merekomendasikan kepada Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Kota Palembang mencalonkan H Romi Herton sebagai Wali Kota Palembang melalui surat yang ditandatangani Ketua Umum PPP H Suryadharma Ali dan Sekretaris Jenderal PPP H M Romahurmuziy.

Surat ini diperlihatkan Ketua DPC PPP Palembang, Drs Azhari Mawardi MM saat jumpa pers dan buka puasa bersama di RM PagiSore Basuki Rahmad, Sabtu (28/7/2012).

Hadir dalam jumpa pers tersebut, Wakil Ketua DPW PPP Sumsel Drs H Azhari As MH, Wakil Ketua DPC PPP Palembang, H Syahril Eddy MH, Wakil Ketua DPC PPP Palembang, Rusman Effendi, Wakil Sekretaris DPC PPP, Abdul Karim, Wakil Sekretaris DPW PPP Sumsel, Amir Hakim serta jajaran pimpinan DPC PPP Palembang, PAC PPP.

Dikatakan H Azhari, DPC PPP Palembang menerima surat rekomendasi calon wali kota Palembang 2013-2018 dari DPP PPP mendukung Romi Herton sebagai calon Wali Kota Palembang. Dan menugaskan DPW PPP Sumsel bersama bakal calon wali kota untuk mencari dan menetapkan calon wakil wali kota dengan memaksimalkan potensi kader.

"Sementara DPC PPP Palembang, diinstruksikan untuk memproses dan mendaftarkan calon ke KPUD Palembang sesuai dengan undang-undang, seluruh jajaran PPP sampai ke ranting untuk tetap menjaga kekompakan dalam menyukseskan calon kepala daerah yang didukung tersebut," ujar Azhari.

Menyikapi isu adanya keretakan di tubuh DPC PPP terhadap calon wali kota karena sebelumnya akan mencalonkan Sarimuda, Azhari menanggapi dengan diplomatis.

"Sebenarnya tidak ada perpecahan, karena itu adalah proses. Proses demokrasi, mekanisme kita jalani. Setelah ada keputusan dari DPP itu adalah keputusan yang harus dijalankan. Ketetapan ini adalah keputusan partai, berarti tidak ada yang lain," jelasnya.

"Kalau sudah ditetapkan berarti kita tidak ada lagi yang lain," tegasnya lagi.

Baca Juga:

Editor: Dewi Agustina
Sumber: Sriwijaya Post
0 KOMENTAR
775012 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas