Gusti Heru Pendiri Sanggar Soerya Soemirat Meninggal

Pria yang merupakan pendiri sanggar tari Soerya Soemirat itu meninggal setelah terkena serangan jantung.

Gusti Heru Pendiri Sanggar Soerya Soemirat Meninggal
Tribun Jogja
Jenazah Gusti Heru saat disemayamkan di bangsal Prangwedanan, Mangkunegaran, Selasa (31/7/2012).

TRIBUNNEWS.COM, SOLO - Istana Mangkunegaran kehilangan sang maestro tarinya setelah GPH Herwasto Kusumo meninggal dunia. Pria yang merupakan pendiri sanggar tari Soerya Soemirat itu meninggal setelah terkena serangan jantung. Meski sempat mendapatkan perawatan dari tim medis, hal itu tak banyak membantu.

Pria yang akrab disapa Gusti Heru ini meninggal di rumah sakit (RS) Kasih Ibu Solo, Selasa (31/7/2012), sekitar pukul 12.30 WIB. Menurut penuturan GRAY Roosati Kadarisma, kakak kandung Gusti Heru, tak ada tanda-tanda sakit yang dirasakan oleh almarhum. Sama seperti hari-hari biasa, pria yang saat ini berusia 51 tahun ini disibukkan oleh berbagai aktivitas persiapan pentas tari.

"Gusti Heru sehat-sehat saja. Senin (30/7) sore kemarin, sebenarnya beliau akan mengikuti rapat persiapan Matah Ati (pentas tari kolosal). Namun rapat itu batal, dan rencananya digelar hari ini (kemarin)," katanya sambil mengusap air mata. Karena rapat batal, Gusti Heru melanjutkan wedangan bersama teman-temannya hingga larut malam.

Usai wedangan itulah, adik kandung raja Mangkunegaran KGPAA IX ini mengeluhkan sesak napas dan sakit pada bagian dada. Menurut Roosati, saat itu pula Gusti Heru langsung dibawa ke rumah sakit, Selasa dinihari sekitar pukul 00.30 WIB. Setelah mendapatkan perawatan tim medis, kondisi Gusti Heru membaik pada Selasa siang.

"Namun kondisinya kembali memburuk hingga akhirnya meninggal," katanya.

Roosati melanjutkan, semasa hidup, Gusti Heru memang orang yang pantang jika diajak periksa kesehatan ke dokter. Padahal anggota keuarga cukup khawatir dengan kondisinya karena kelebihan berat badan. Keluarga sudah mencoba mengajak untuk berobat ke Singapura dan Malaysia, namun selalu ditolak.

"Mungkin karena kelahan. Sebab selama beberapa hari terakhir beliau selalu sibuk berbagai kegiatan tari," katanya.

Dalam beberapa bulan ke dapan, Gusti Heru bahkan sudah menyiapkan sejumlah kegiatan pentas tari. Agenda terdekat adalah menyelenggarakan pentas tari Matah Ati. Pada 17 Agustus mendatang, almarhum juga diminta untuk tampil menari pada acara pemkot. Bahkan pada Oktober, almarhum juga berencana tampil di Meksiko.

Jenazah Gusti Heru disemayamkan di Prangwedanan, Pura Mangkunegaran. Para pelayat mulai berdatangan memadati lokasi tersebut untuk memberikan penghormatan terakhir. Rencananya, jenazah akan dimakamkan, Rabu (1/8/2012) di Giri Layu, Karanganyar. Ucapan belasungkawa juga datang dari Keraton Kasunanan Surakarta.

KRT Bambang Ary Pradotonagoro, juru bicara Keraton Surakarta mengatakan, Raja Dwi Tunggal PB XIII Hangabehi dan KGPH PA Tedjowulan sangat kehilangan atas meninggalnya almarhum. Apalagi semasa hidupnya almarhum banyak terlibat dalam berbagai pentas seni yang digelar oleh Keraton.

"Mangkunegaran dan Keraton Surakarta sangat kehilangan sosok pelestari tari. Belum ada sosok yang sangat getol mengembangkan tari seperti beliau," katanya.

Ucapan duka juga datang dari Jujuk Juwariyah, pimpinan grup lawak Srimulat. Bagi Jujuk, Gusti Heru adalah sosok yang sangat ramah karena mau bergaul dengan siapapun. Ia mengaku kaget saat mendangar kabar meninggalnya Gusti Heru. Sebab, sebelumnya ia masih sempat bertatap muka dan mengobrol.

"Saya sangat kehilangan, semoga ada penurus yang akan melestarikan Tari Mangkunegaran," katanya.

Sepanjang hidupnya, Gusti Heru telah menciptakan sejumlah macam tarian klasik maupun kontemporer. Tari-tari itu ditampilkan dalam berbagai event budaya yang digelar di Solo setiap tahunnya. Sanggar tari yang dipimpinnya juga telah berhasil melahirkan ribuan penari. Ia juga menyabet segudang penghargaan dari pemerintah dan sejumlah lembaga lain. (dik)

Baca Juga:

Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di

BERITA REKOMENDASI

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved