• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 23 September 2014
Tribunnews.com

Banjir di Ambon Meluas, 8 Orang Dikabarkan Tewas

Rabu, 1 Agustus 2012 17:23 WIB
Banjir di Ambon Meluas, 8 Orang Dikabarkan Tewas
IST
Ancaman siklon tropis Saola akan terjadinya banjir telah terjadi Kota Ambon. Hujan deras terjadi sejak Selasa (31/7/2012) hingga dini hari.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Banjir masih menggenangi wilayah Ambon. Air bah yang meluap sejak pukul 04.00 WIT pagi tadi masih menerjang lima wilayah kecamatan, diantaranya Nusaniwe, Sirimau, Teluk Ambon, Baguala dan Letimur.

Tercatat 8 orang meninggal dunia, 3 orang dalam pencarian, 3 orang luka berita, 2 orang luka ringan akibat bencana alam tersebut.

"Seluruh korban meninggal telah dievakuasi, yaitu 2 orang di BTN Kanawa, 4 orang di Desa Passo, dan 2 orang di Desa Negeri Lama," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho dalam siaran pers yang diterima Tribunnews.com, Rabu(1/8/2012).

Sutopo mengatakan, sebanyak 39 unit rumah rusak berat dan 30 unit rumah rusak ringan. Sementara 25 unit rumah terancam longsor.

"1.785 unit rumah terendam banjir. Sebanyak 131 KK (599 jiwa) mengungsi yang tersebar di 6 titik yaitu di Kel. Benteng, Batu Meja, Waihako, Uritetu, Batu Merah, dan Tawiri," ujar Sutopo.

BNPB lanjut Sutopo telah mengirimkan Tim Reaksi Cepat ke Ambon untuk mendampingi penanganan darurat. BPBD bersama unsur terkait yaitu TNI, Polri, Basarnas, PMI, Satpol PP, Tagana, Dinas terkait dan masyarakat masih melakukan penanganan darurat. Evakuasi korban dan pembersihan lokasi longsoran masih dilakukan.

Telah didistribusikan pula bantuan logistik dan makanan siap saji.

"Pendataan masih dilakukan. Luasnya daerah banjir dan longsor menyebabkan beberapa titik longsor belum ditangani. Kebutuhan mendesak meliputi makanan siap saji, karung, tikar, perlengkapan dapur dan sebagainya. Masyarakat yang tinggal di lereng perbukitan dan bantaran sungai diimbau untuk waspada terhadap banjir dan longsor mengingat tutupan awan di sekitar Ambon masih cukup tebal," pungkasnya.

Penulis: Willy Widianto
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
785332 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas