Minggu, 1 Februari 2015
Tribunnews.com

Kayu Mahoni Tanpa Surat Izin Penebangan Disita

Rabu, 8 Agustus 2012 07:59 WIB

Laporan Wartawan Tribun Medan, Adol Frian Rumaijuk

TRIBUNNEWS.COM, SIMALUNGUN – Polres Simalungun menahan satu unit truk yang memuat kayu beberapa batang jenis mahoni yang baru ditebang dari Nagori Pematang Simalungun, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, Selasa (7/8/2012).

Penahanan dilakukan lantaran surat-surat izin penebangan dan Surat Keterangan Asal-usul (SKAU) kayu diterbitkan instansi tak berwenang.

Pantauan di Jalan Suri-Suri, tepat di belakang eks Kantor Bupati Simalungun, beberapa pekerja menebangi kayu mahoni yang terdapat di pinggir jalan. Setelah dipotong dengan ukuran tertentu, kayu langsung dimasukkan ke bak dua truk colt diesel yang menunggu di tempat itu.

Di tempat itu juga tampak sebuah mobil derek BL 8941 A yang digunakan menarik dan menaikkan kayu kedalam bak truk.

Menurut Dino Purba, salah satu pekerja yang ditemui di lokasi, kayu itu akan mereka bawa ke show mill milik Idris di Serbelawan. Mereka berani menebangi kayu itu karena sudah mendapat izin pemangkasan dan penebangan yang dikeluarkan Kepala Dinas Pasar Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Simalungun, Jonni Kardos Saragih.

Dalam surat Nomor 511.2/3343/DPKB/2012 yang dikeluarkan tanggal 26 Juli 2012, yang ditujukan kepada Camat Siantar, Kadis Pasar menyatakan, sesuai hasil survey yang mereka lakukan di daerah itu ada 90 batang pohon mahoni yang harus dipangkas dan 30 lagi untuk ditebang.

Halaman123
Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Medan
KOMENTAR ANDA

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas