• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 23 Oktober 2014
Tribunnews.com

Kelangkaan BBM Terjadi di Atambua

Minggu, 12 Agustus 2012 06:00 WIB
Kelangkaan BBM Terjadi di Atambua
/Tribun Kaltim/Geafry Necolsen
Sejumlah Daerah di Indonesia sangat sulit mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) Untuk mencegah kelangkaan BBM pada saat cuti bersama sejak Kamis (2/6/2011) Unit Pemasaran Pertamina Kalimantan Timur berniat menambah jumlah BBM agar masyarakat Balikpapan tidak kesulitan mendapat BBM. (Tribun Kaltim/Geafry Necolsen)

TRIBUNNEWS.COM, ATAMBUA - Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) terjadi di Kota Atambua, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT) terjadi secara terus menerus beberapa bulan terakhir ini.

Hal ini membuat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) kabupaten itu menggelar rapat bersama pemilik Stasiun pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

"Hari ini, rapat lanjutan dengan anggota Komite Intelijen Daerah (Kominda) khusus penertiban BBM karena selama beberapa tahun terakhir ini BBM selalu langka dan selain itu juga operasi yang akan dilakukan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun RI dan Idul Fitri," kata Wakil Bupati Belu Ludovikus Taolin, Sabtu (11/8/2012).

Lanjut Taolin, tim dari Kominda terdiri dari Polres Belu, Tentara Nasional Indonesia (TNI), Satuan Polisi Pamong Praja, serta instansi yang terkait itu sebelumnya sudah melakukan operasi sejak Senin 4 Agustus 2012 dan menurut rencana akan dilakukan sampai akhir bulan Agustus ini.

"Yang menjadi sasaran operasi ini yakni mobil yang merombak tangkinya, contoh mobil jenis (Toyota) Kijang kalau normal biasanya kapasitas 60 liter, tetapi setelah dimodifikasi bisa sampai 280 sampai dengan 300 liter. Selanjutnya juga penertiban motor-motor ojek yang ambil minyak dengan cara tap (berulang-ulang masuk SPBU), serta pemilik dan karyawan SPBU yang nakal," jelas Taolin.

Menurut Taolin ada hal penting yang juga dilakukan dalam operasi tersebut, yakni memperketat pengawasan di titik-titik perbatasan RI-Timor Leste.

Editor: Willy Widianto
Sumber: Kompas.com
0 KOMENTAR
823441 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas