Sabtu, 20 Desember 2014
Tribunnews.com

Pengawetan Hiu Terdampar Selesai sebelum Lebaran

Senin, 13 Agustus 2012 01:24 WIB

Pengawetan Hiu Terdampar Selesai sebelum Lebaran
TRIBUNJOGJA.COM/YUDHA KRISTIAWAN
Petugas sedang melakukan pengeluaran isi perut hiu tutul yang terdampar di Pantai Baru Poncosari, Srandakan, Bantul

Laporan Wartawan Tribun Jogja, Yudha Kristiawan

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Proses pengawetan Ikan Hiu Tutul yang terdampar di Pantai Baru Bantul beberapa waktu lalu ditargetkan selesai sebelum Lebaran.

Ikan dengan bobot sekitar tiga ton dengan panjang kurang lebih 15 meter tersebut saat ini sudah dalam tahap pengeringan dan pemasukan sekam dalam kulitnya.

"Kami bersama-sama Pemda menargetkan sebelum Lebaran selesai. Agar bisa dijadikan objek wisata pendidikan," ujar Ketua Pengelola Wisata Pantai Baru, Jumali, Minggu (12/8/2012).

Menurut Jumali, saat ini meskipun sudah dalam tahap pengeringan dan memasukkan sekam, namun baru 20% saja.

Tampak puluhan karung sekam masih belum digunakan dan menumpuk dekat tempat proses pengawetan. Sekam sendiri digunakan untuk membentuk ikan agar tetap terlihat seperti semula.

Sebelumnya, pengawetan ikan ini menggunakan bahan pengganti formalin yang terbuat dari asap batok cair.

Kasie Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Bantul, Rudi Suharto menambahkan, pengawetan ikan ini tidak melanggar UU tentang Perlindungan Satwa Liar. Sebab, status hiu tersebut belum dilindungi (Appendix II).

"Kami sudah berkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Yogyakarta dan Kementrian Kelautan dan Perikanan. Toh proses pengawetan bukan menggunakan formalin namun menggunakan bahan alami jadi relatif aman," pungkasnya.

Editor: Anwar Sadat Guna
Sumber: Tribun Jogja

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas