Polsuska Laporkan Kasus Pemukulan Oleh Oknum TNI

Selasa, 14 Agustus 2012 09:16 WIB

Polsuska Laporkan Kasus Pemukulan Oleh Oknum TNI
google

TRIBUNNEWS.COM, CIREBON - Anggota Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska) Cirebon Express, Lukman S (22), melaporkan kasus pemukulan yang dialaminya di dalam kereta api oleh anggota TNI, Minggu (12/8/2012) malam.

Kejadian itu hanya berselang sehari setelah kasus dua anggota TNI yang dilaporkan warga dengan tuduhan penganiayaan terhadap warga di RW 11, Kelurahan Kesenden, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon, Sabtu (11/8).

Lukman mengatakan peristiwa itu bermula dari pemeriksaan tiket penumpang kereta api. Lukman bertugas memeriksa tiket para penumpang Kereta Api Cirebon Express sesaat setelah meninggalkan Stasiun Gambir, Jakarta.

Tujuan akhir perjalanan kereta itu adalah Stasiun Kejaksan Cirebon. "Saat itu, saya mendapatkan ada delapan penumpang dengan tiket kelas bisnis tapi duduk di gerbong eksekutif," ujar Lukman kepada wartawan, di Stasiun Kejaksan, Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Minggu (12/8) malam. Tiga di antara penumpang itu adalah anggota TNI. Ia mengaku mengenal ketiga anggota TNI itu karena sering melihat mereka naik kereta api itu.

Pria berusia 22 tahun itu mengatakan lebih dulu meminta lima penumpang sipil agar berpindah ke gerbong bisnis. Hal itu dilakukan seusai dengan perintah kondektur kereta api Cirebon Express. "Saya meminta mereka menempati kursi sesuai dengan yang tertera pada tiket," katanya.

Awalnya tidak ada masalah. Namun, ucap Lukman, seorang di antara lima penumpang itu mengadu ke anggota TNI itu. "Tuntas pemeriksaan karcis, mereka (tiga anggota TNI itu) mengadang saya di gerbong kamar makan," ujar Lukman.

Tiga anggota TNI itu menarik baju hingga kancing baju atasnya lepas. Selain itu, mereka memukuli wajahnya. "Saya digeret-geret, kancing baju lepas," ujarnya. Lukman mengalami pemukulan itu sekitar pukul 16.51. Ponsel yang dikantongi dalam saku bajunya rusak karena tangan ketiga anggota TNI itu sering menekan ponselnya ketika mendorong-dorongnya.

Halaman
123
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Jabar
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help