• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 24 April 2014
Tribunnews.com

Dermaga Sungai Jepun Layani Pemudik ke Sebatik dan Tarakan

Kamis, 16 Agustus 2012 16:09 WIB
Dermaga Sungai Jepun Layani Pemudik ke Sebatik dan Tarakan
DOK
Ilustras dermaga

 
Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Niko Ruru
 
TRIBUNNEWS.COM NUNUKAN,- Mengantisipasi lonjakan penumpang menjelang dan sesudah Idul Fitri 1433 Hijriah, pihak pengelola Pelabuhan Penyeberangan Sungai Jepun, Nunukan Selatan menyiapkan sejumlah armada. Pelabuhan ini melayani penumpang yang mudik untuk tujuan Pulau Sebatik dan Pulau Tarakan.

Untuk tujuan Pulau Sebatik dan sebaliknya disiapkan 16 armada rakyat, sementara untuk tujuan Pulau Tarakan disiapkan Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Manta. Rencananya Jumat besok, KMP Manta siap beroperasi kembali melayani penumpang, setelah sempat di dok di Balikpapan.
Armada rakyat tujuan Mantikas, Pulau Sebatik berangkat dari pagi hingga sore setiap harinya. Sementara KMP Manta berangkat besok malam pada pukul 19.00.

Koordinator Lapangan Pelabuhan Penyeberangan Sungai Jepun Andi Muliama menjelaskan, selama ini pihaknya senantiasa melakukan pemantauan terhadap kepadatan jumlah penumpang mudik Lebaran melalui dermaga dimaksud.

“Jadi selama ini kita melakukan pemantauan, kemudian melakukan rekap tentang produktivitas pelabuhan di sini, masih normal-normal aja. Bahkan kita beranggapan 16 kelotok ini sudah mencukupi untuk Sungai Jepun ke Mantikas, Sebatik. Kemudian untuk ke Tarakan dengan KMP Manta,” ujarnya.

Ia memperkirakan, Jumat besok merupakan puncak arus mudik sampai dengan H-1 menjelang Idul Fitri.

Untuk mengamankan penumpang mudik yang membawa barang dalam jumlah banyak, akan diturunkan petugas dari Polsek Nunukan Selatan. Pihaknya senantiasa berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan POM TNI AL untuk melakukan pengawasan dan pengamanan. Bahkan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Nunukan menambah personil sehingga ada 17 orang dari instansi tersebut yang bertugas di Pelabuhan Penyeberangan Sungai Jepun. Pihaknya terus berupaya memastikan keselamatan pelayaran untuk menghindari terjadinya kecelakaan selama melayani penumpang mudik maupun balik.

“Upaya yang kita lakukan yakni berkoordinasi dengan Bidang Perhubungan Laut Dishubkominfo. Masalah pengawasan keselamatan pelayaran, sebelum ini telah dilakukan razia laut untuk memastikan kelengkapan SKK dan kelengkapan kapal lainnya,” ujarnya.

Andi mengatakan, sebelum pemilik kapal melakukan pelayaran terlebih dahulu dilakukan identifikasi kembali terhadap surat–surat berlayar serta perangkat kapal. Selain itu diberikan peringatan dan himbauan tentang keselamatan berlayar. Para penumpang ditekankan untuk memakai jaket pelampung sebelum berlayar.

Pada saat normal, jumlah penumpang di Pelabuhan Penyeberangan Sungai Jepun mencapai sekitar 2.000 orang setiap bulannya dengan 700 kendaraan bermotor.
“Artinya bisa kita rata-ratakan untuk pengguna jasa di pelabuhan feri ini hanya orang Sebatik saja dan orang Nunukan,” ujarnya.Dermaga Sungai Jepun Layani Pemudik ke Sebatik dan Tarakan
 
 Mengantisipasi lonjakan penumpang menjelang dan sesudah Idul Fitri 1433 Hijriah, pihak pengelola Pelabuhan Penyeberangan Sungai Jepun, Nunukan Selatan menyiapkan sejumlah armada. Pelabuhan ini melayani penumpang yang mudik untuk tujuan Pulau Sebatik dan Pulau Tarakan.

Untuk tujuan Pulau Sebatik dan sebaliknya disiapkan 16 armada rakyat, sementara untuk tujuan Pulau Tarakan disiapkan Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Manta. Rencananya Jumat besok, KMP Manta siap beroperasi kembali melayani penumpang, setelah sempat di dok di Balikpapan.
Armada rakyat tujuan Mantikas, Pulau Sebatik berangkat dari pagi hingga sore setiap harinya. Sementara KMP Manta berangkat besok malam pada pukul 19.00.

Koordinator Lapangan Pelabuhan Penyeberangan Sungai Jepun Andi Muliama menjelaskan, selama ini pihaknya senantiasa melakukan pemantauan terhadap kepadatan jumlah penumpang mudik Lebaran melalui dermaga dimaksud.

“Jadi selama ini kita melakukan pemantauan, kemudian melakukan rekap tentang produktivitas pelabuhan di sini, masih normal-normal aja. Bahkan kita beranggapan 16 kelotok ini sudah mencukupi untuk Sungai Jepun ke Mantikas, Sebatik. Kemudian untuk ke Tarakan dengan KMP Manta,” ujarnya.

Ia memperkirakan, Jumat besok merupakan puncak arus mudik sampai dengan H-1 menjelang Idul Fitri.

Untuk mengamankan penumpang mudik yang membawa barang dalam jumlah banyak, akan diturunkan petugas dari Polsek Nunukan Selatan. Pihaknya senantiasa berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan POM TNI AL untuk melakukan pengawasan dan pengamanan. Bahkan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Nunukan menambah personil sehingga ada 17 orang dari instansi tersebut yang bertugas di Pelabuhan Penyeberangan Sungai Jepun. Pihaknya terus berupaya memastikan keselamatan pelayaran untuk menghindari terjadinya kecelakaan selama melayani penumpang mudik maupun balik.

“Upaya yang kita lakukan yakni berkoordinasi dengan Bidang Perhubungan Laut Dishubkominfo. Masalah pengawasan keselamatan pelayaran, sebelum ini telah dilakukan razia laut untuk memastikan kelengkapan SKK dan kelengkapan kapal lainnya,” ujarnya.

Andi mengatakan, sebelum pemilik kapal melakukan pelayaran terlebih dahulu dilakukan identifikasi kembali terhadap surat–surat berlayar serta perangkat kapal. Selain itu diberikan peringatan dan himbauan tentang keselamatan berlayar. Para penumpang ditekankan untuk memakai jaket pelampung sebelum berlayar.

Pada saat normal, jumlah penumpang di Pelabuhan Penyeberangan Sungai Jepun mencapai sekitar 2.000 orang setiap bulannya dengan 700 kendaraan bermotor.

“Artinya bisa kita rata-ratakan untuk pengguna jasa di pelabuhan feri ini hanya orang Sebatik saja dan orang Nunukan,” ujarnya.

Editor: Budi Prasetyo
Sumber: Tribun Kaltim
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
838551 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
Atas