• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 20 September 2014
Tribunnews.com

Korban Petasan Tumpang Dikubur Satu Liang

Kamis, 16 Agustus 2012 14:28 WIB
Korban Petasan Tumpang Dikubur Satu Liang
Surya/Hayu Yudha Prabowo?
Ledakan petasan terjadi di sebuah rumah di Dusun Dusun Alas Gede, Desa Ngingit RT 20/RW 06, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, Selasa (14/8/2012) malam, sekitar pukul 19.00 WIB.

TRIBUNNEWS. MALANG-Setelah potongan-potongan tubuhnya terkumpul semua, tiga korban ledakan petasan di Desa Ngingit, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, petang kemarin (15/8/2012) ternyata telah dimakamkan secara layak di pemakaman desa setempat. Hanya saja, karena kondisi jasadnya sudah tak berbentuk, maka ketiga korban itupun dimakamkan hanya dalam satu liang lahat.

Hal ini disampaikan Camat Tumpang, Edi Susanto, siang ini (16/8/2012) melalui sambungan telepon. Dijelaskan Susanto, setelah jenazah korban dibawa ke kamar mayat RSU Dr Saiful Anwar untuk diidentifikasi, jenazah Ponari (50), Mistiani (40), dan Sodikin (15) itu pun langsung diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan.

“Sebelum maghrib kemarin jenazah dimakamkan dalam satu liang,” ujar Edi.

Sementara itu, data yang berhasil dihimpun pihak kecamatan, jumlah bangunan di sekitar lokasi kejadian yang rusak ringan karena terkena dampak ledakan, tercatat sebanyak 20 bangunan dengan nilai kerugian diperkirakan mencapai Rp 50 juta. Jumlah kerusakan ini sedikit lebih banyak dari data sementara yang diperoleh kemarin, yakni sebanyak 13 bangunan.
“Dua puluh bangunan itu sudah termasuk rumah korban, rumah tetangga, satu masjid, dan satu musala. Selain bangunan rumah milik korban, lainnya cuma rusak ringan. Rata-rata cuma genteng dan kaca yang rusak,” imbuhnya.

Sayangnya, hingga berita ini diturunkan belum diperoleh kepastian apakah pemerintah akan memberikan santunan pada para pemilik rumah yang rumahnya mengalami kerusakan.

Saat hendak ditanya mengenai hal tersebut, Edi mematikan ponselnya dengan dalih sedang mengemudikan kendaraan.

“Nanti dilanjutkan lagi ya, ini saya sedang dalam perjalanan,” pungkas Edi.

Penulis: Yoni Iskandar
Sumber: Surya
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
838282 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas