Selasa, 26 Mei 2015
Tribunnews.com

Polisi Bekuk Komplotan Rampok Bersenpi di Langsa

Kamis, 30 Agustus 2012 09:52 WIB

Polisi Bekuk Komplotan Rampok Bersenpi di Langsa
Serambi Indonesia/Zubir
Kapolres Langsa AKBP Hariadi SH SIK, memperlihatkan BB satu pucuk senpi FN, megazen, dan empat butir amunisi, berikut dua pelaku perampokan serta seorang pemilik senpi FN tersebut, di ruang kasat Reskrim Polres setempat, Rabu (29/8/2012).

TRIBUNNEWS.COM, LANGSA – Polres Langsa membekuk pelaku dan anggota komplotan perampok bersenjata api (senpi) yang terlibat setidaknya dalam dua kasus perampokan bersenjata di wilayah timur Aceh, yaitu terhadap Darmawan (42), karyawan PT Pos Langsa pada 17 Agustus 2012 dan Suratmin, pengelola warkop di Gampong Paya Bili, Kecamatan Birem Bayeun, Minggu 26 Agustus 2012.

Kapolres Langsa AKBP Hariadi SH SIK didampingi Kasat Reskrim Iptu M Firdaus dan Kapolsek Birem Bayeun Iptu Zulkarnain pada konferensi pers, Rabu (29/8/2012) mengatakan, pihaknya telah mengamankan empat orang yang diyakini sebagai pelaku maupun yang terkait dengan beberapa kasus perampokan bersenjata di wilayah hukum Polres Langsa akhir-akhir ini.

Keempat tersangka yang berhasil ditangkap itu masing-masing dua pelaku yang terlibat perampokan yaitu AW alias GD (33), beralamat di Gampong Sungai Lueng, Kecamatan Langsa Timur dan KZ (32), warga Desa Aramiah, Kecamatan Birem Bayeun, Aceh Timur. Juga ditangkap AH (40) pemilik pistol FN, warga Alue Lhoek, Kecamatan Peureulak Timur, Aceh Timur dan seorang lagi penadah emas hasil rampokan berinisial Is (48), warga Aceh Tamiang.

AW dan KZ terlibat kasus di dua lokasi terpisah namun dalam aksinya sama-sama menggunakan pistol yang disewa dari AH. Keduanya ditangkap tim khusus (timsus) gabungan Resmob Polres dan Polsek Birem Bayeun di dua lokasi berbeda.

AW terlibat perampokan karyawan PT Pos Langsa bernama Darmawan, warga Gampong Bayeun Titi, Kecamatan Birem Bayeun pada 17 Agustus 2012 di rumah korban. Aksi itu dilakukan AW bersama seorang rekannya namun hingga Rabu (29/8/2012) rekannya masih buron.

AW ditangkap Senin (27/8/2012) malam sekitar pukul 22.00 WIB di sekitar warkop Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Ensem, Desa Aramiah, Birem Bayeun. Dari AW diperoleh informasi bahwa senpi FN yang mereka gunakan untuk merampok disewa dari seseorang bernama AH. Selain mengungkap asal-usul senpi, AW juga menyerahkan satu granat manggis sisa konflik kepada polisi.

Pengembangan informasi dari AW, beberapa jam kemudian polisi meringkus AH di sekitar Tugu Polantas Kota Langsa ketika sedang mengendarai mobil pribadi menuju Medan.

Halaman12
Editor: Hendra Gunawan
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas