• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 1 November 2014
Tribunnews.com

Geng Motor Bikin Onar di Pekanbaru Ditangkap

Senin, 3 September 2012 09:25 WIB
Geng Motor Bikin Onar di Pekanbaru Ditangkap
Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir
Beberapa anggota geng motor yang tertangkap di SPBU Jalan Harapan Raya Pekanbaru terlihat membawa senjata tajam.

TRIBUNNEWS.COM, PEKANBARU - Petugas Polresta Pekanbaru menangkap sebanyak 22 orang geng motor saat melakukan sweeping, Minggu (2/9/2012) sekitar pukul 01.30 WIB di SPBU Jalan Imam Munandar sebelum Jalan Kelapa Sawit, Bukit Raya.

Ketika dilakukan penggeledahan petugas Polresta Pekanbaru berhasil mengamankan sebilah senjata tajam jenis samurai yang sudah tergeletak di lantai. Dini hari itu juga puluhan anggota geng motor tersebut dibawa ke Mapolresta Pekanbaru untuk diperiksa dan didata.

Sweeping yang dipimpin langsung Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, AKP Arief Fajar Satria itu dimulai sekitar pukul 01.00 WIB. Ketika melakukan sweaping di Jalan Imam Munandar anggota reskrim yang memakai baju preman sempat melihat puluhan geng motor tengah berkumpul di areal SPBU.

Melihat puluhan anggota geng motor sedang berkumpul, anggota langsung melapor ke AKP Arief Fajar, dan Arief langsung memerintahkan puluhan anggotanya yang turun untuk mengepung dan mengamankan puluhan anggota genk motor tersebut.

"Ketika kita sudah mengepung mereka puluhan anggota geng motor tersebut langsung kocar kacir dan ada yang berusaha melawan kita dengan senjata tajam yang sudah mereka bawa sejak awal," ujar AKP Aierf Fajar kepada Tribun Pekanbaru (Tribun Network), Minggu (2/9/2012).

Namun karena kesigapan petugas, akhirnya geng motor yang mencoba melawan berhasil diringkus. Pantauan Tribun, beberapa anggota geng motor saat itu terlihat membawa senjata tajam berupa parang dan samurai. Tapi saat anggota kepolisian melakukan sweeping, beberapa dari mereka berhasil kabur dan membuang senjatanya.

"Setelah kita lumpuhkan sebanyak 22 orang berhasil kita amankan. Tapi ketika kita geledah lokasi hanya sebuah samurai dari beberapa orang yang tampak memegang senjata tajam kita amankan. Diduga, saat hendak ditangkap mereka sudah membuangnya terlebih dahulu," ucap Kasat Reskrim.

Menurut Arief, setelah diperiksa dan didata di Mapolresta anggota geng motor yang terbilang masih remaja itu sebagian besar berasal dari geng motor Brightgess dan Warrior.

"Rata-rata, anggota geng motor yang berhasil ditangkap masih berstatus sebagai pelajar," kata Arief.

Tindak tegas yang dilakukan pihak Polresta Pekanbaru dengan mensweeping geng motor Sabtu malam sangat didukung oleh warga. Sebab aksi geng motor tersebut bukan ugal-ugalan saja di jalan raya. Tapi mereka malah nekat menganiaya dan merampok warga yang melintas di jalan raya Sabtu malam itu.

Menurut warga penangkapan yang dilakukan oleh anggota Polresta Pekanbaru terhadap puluhan anggota geng motor sangat bagus. "Sebab aksi yang mereka lakukan ini sangat meresahkan sekali. Bahkan banyak warga yang dianiaya dan hartanya dirampas oleh mereka," ujarnya.

Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru AKP Arief Fajar menambahkan, pihaknya saat ini terfokus pada geng motor yang telah melakukan penganiayaan dan melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan. "Sebab sudah banyak laporan korban masuk ke kita," ucapnya.

Untuk mengantisipasi tindakan brutal geng motor yang ada di Pekanbaru ini bukan tanggung jawab pihak Kepolisian saja tapi tanggung jawab seluruh lapisan masyarakat terutama sekali orangtua.

"Apalagi para geng motor itu rata-rata anak sekolah atau remaja," ujar Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru AKP Arief Fajar.

Oleh karena itu Kasatreskrim menghimbau kepada para orangtua agar lebih memperhatikan anak -anaknya. "Apabila anak-anak keluar malam menggunakan sepeda motor dan belum pulang hingga dini hari. Orangtua yang bersangkutan sebaiknya segera mencari tahu keberadaan anaknya," ujar Arief.

Baca Juga:

Editor: Dewi Agustina
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas