Minggu, 29 Maret 2015
Tribunnews.com

Sabut Kelapa Tabung Jabung di Ekspor ke Cina

Senin, 3 September 2012 17:16 WIB

Sabut Kelapa Tabung Jabung di Ekspor ke  Cina
ISTIMEWA
Salah satu aktivitas proses pengolahan sabut kelapa di daerah Sungai Guntung, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau.

TRIBUNNEWS.COM  KUALA TUNGKAL, — Limbah kelapa berupa sabutnya dari Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) ternyata diminati luar negeri. Sabut-sabut itu diekspor ke Cina, utamanya digunakan untuk bahan jok motor mewah.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Tanjabbar, Kosasih mengungkapkan, ketertarikan negara tirai bambu terhadap sabut kelapa asal Tanjabbar telah berlangsung sejak puluhan tahun lalu. Hampir setiap bulan, kata dia, sabut kelapa diekspor ke sana .

“Termasuk ekspor ke Hongkong. Di sana bisa dijual mahal kalau sudah barang jadi,” ujarnya belum lama ini.

Kosasih mengatakan, sabut kelapa itu sebelum diekspor dipilah oleh eksportir lokal. Setahun, jumlah ekspor bisa mencapai ribuan ton yang berasal dari ratusan petani milik warga di wilayah Kecamatan Ilir.

“Permintaan terus dilakukan sampai saat ini. Memang saat ini belum begitu banyak yang tahu soal itu,” sebutnya. Tapi, Kosasih mengaku lupa berapa nilai ekspor tersebut.

Komoditas kelapa di Tanjabbar banyak ditemukan di Kecamatan Tungkal Ilir, Betara, Kuala Betara, Pengabuan, Bram Itam dan Senyerang. Dari sekian banyak yang bisa diolah menjadi barang jadi, hanya sabut kelapa yang diminati negara asing.

“Kalau batok dan daun kelapa biasaya hanya dikonsumsi untuk lokal. Kita masih kekurangan infrastruktur untuk meningkatkan nilai ekspor itu,” jelasnya.

Halaman12
Editor: Budi Prasetyo
Sumber: Tribun Jambi
KOMENTAR

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas