Minggu, 23 November 2014
Tribunnews.com

Mobil Antar Pengantin Terbalik, Sentus Tewas

Rabu, 5 September 2012 20:30 WIB

Mobil Antar Pengantin Terbalik, Sentus Tewas
Il;ustrasi kecelakaan mobil terbalik

Laporan Wartawan Pos Kupang, Jumal Hauteas

TRIBUNNEWS.COM, LABUAN BAJO--Puluhan keluarga perempuan yang bermaksud mengantar pengantin perempuan ke keluarga laki-laki di Wae Mege, kemarin, berujung duka, karena kendaraan yang ditumpangi 40-an keluarga ini terbalik di Golo Jong, Desa Nangalili, Kecamatan Lembor. Sentus, salah satu penumpang mobil tersebut meninggal ditempat kejadian.

Sementara itu, puluhan keluarga lainnya menderita luka-luka serius,berupa sayatan kaca, maupun benturan dengan benda-benda lain yang ada di dalam mobil tersebut. Sebagian lainnya menderita luka-luka lecet, dan patah tulang, karena benturan dengan bodi mobil, maupun dengan barang-barang bawaan yang ikut diangkut dengan mobil tersebut.

Sekitar 40  penumpang yang diangkut mobil colt Talenta, dengan nomor polisi, EB 2105 G, ini sebagian besar adalah keluarga pengantin perempuan (Elin, 18 Tahun)ditambah sejumlah keluarga dari pengantin laki-laki (Desi, 21 tahun). Rombongan keluarga ini hendak mengantar pengantin perempuan dari Desa Wae Wako, Kecamatan Lembor, menuju ke rumah pengantin laki-laki di Wae Mege, Desa Surnumbeng, Kecamatan Lembor Selatan.

"Mereka sudah nikah gereja lama, tetapi baru urus adatnya tadi malam, sehingga ini kami mau antar ke keluarga laki-laki di Wae Mege," jelas salah satu anggota keluarga pengantin perempuan, Nurcahayati (17), yang juga menjadi korban dalam peristiwa ini.

Nurcahayati menuturkan, dirinya juga tidak tahu persis kejadian ini disebabkan oleh apa, tetapi sesaat sebelum mobil terbalik, mobil sempat tidak seimbang, sehingga kemudian tidak mampu menikung mengikuti arah jalan, melainkan terus melaju dan menabrak pohon kedondong dan gamal yang ada di sisi kanan jalan, lalu terbalik.

"Kami pakai dua mobil, sehingga mobil yang kami pakai itu semuanya keluarga saja. Sedangkan pengantin dengan keluarga lainnya dengan mobil lain, dan mereka dari belakang," tutur Nurcahayati.

Pantauan Pos Kupang, Rabu (5/9/2012), di Tempat Kejadian Perkara (TKP), peristiwa ini sangat memilukan bagi kedua keluarga, sehingga tangis histeris terdengar nyaring di sekitar TKP. Sebab keluarga tidak menyangka, acara pesta bisa berakhir dengan kisah duka seperti ini.

Peristiwa ini juga mengundang perhatian ratusan warga sekitar, yang langsung datang ke TKP dan memberikan bantuan kepada puluhan korban yang ada, dengan mengangkat para korban dari TKP, untuk ditidurkan di tempat yang datar dan aman.

Edward, dan Yustina, yang menyaksikan kejadian ini menduga, mobil tersebut mengalami masalah pada rem, sehingga mobil tidak bisa dikendalikan. Karena mobil tersebut melaju dengan kecepatan yang cukup tinggi dari arah Malawatar menuju Surnumbeng. Namun karena remnya tidak berfungsi maksimal, sehingga mobil kemudian terus melaju, dan menabrak pohon di tepi jalan lalu terbalik.

Mobil ini sendiri mengalami kerusakan berat, yakni pada bagian depannya penyok akibat benturan dengan pohon, kemudian atap mobil hancur dan terlepas dari tempatnya. Sebagian papan bagian bodi mobil juga hancur berantakan di sekitar lokasi kejadian. Posisi mobil terbalik dengan roda mobilnya berada di bagian atas, dan menghalangi sebagian badan jalan Malawatar-Nangalili-Surnumbeng, sehingga sulit dilalui kendaraan roda empat maupun enam, dari dua arah.

Informasi lain yang berhasil dihimpun Pos Kupang, di TKP, Rabu (5/9/2012), juga mengatakan, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 16:00 Wita, namun karena ketiadaan kendaraan yang melintasi ruas jalan tersebut, puluhan korban baru mulai dievakuasi oleh mobil patroli Polsek Lembor, sekitar pukul 16:45 Wita, dibantu mobil Talenta lainnya dengan Nomor Polisi, EB 2218 G, yang datang kemudian. Mobil inilah yang membawa pasangan pengantin ini, yang kemudian diturunkan di lokasi TKP, kemudian mengantar sejumlah penumpang yang mengalami luka-luka, dan yang meninggal dunia ke Puskesmas Wae Nakeng, untuk mendapatkan pertolongan medis.

Sementara nama dan keberadaan sopir yang mengendarai mobil Talenta yang mengalami kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) ini, sampai dengan pukul 19:30 Wita, belum diketahui. Karena informasi yang dihimpun Pos Kupang, di TKP mengatakan bahwa sopirnya sudah diamankan di Mapolsek Lembor. Namun ketika dicek ke Mapolsek Lembor, anggota piket jaga mengatakan, sopirnya belum menyerahkan diri ke Polsek, sehingga masih dicari tahu keberadaannya dimana, untuk kemudian diamankan. *

Baca Juga :

Editor: Budi Prasetyo
Sumber: Pos Kupang

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas