Selasa, 31 Maret 2015
Tribunnews.com

Video Cewek Belitung Sedang Mandi Gemparkan Warga

Rabu, 12 September 2012 11:42 WIB

Video Cewek Belitung Sedang Mandi Gemparkan Warga
Ist
Warga Belitung Provinsi Bangka Belitung gempar dengan peredaran video seorang wanita sedang mandi. Video berdurasi tiga menit 46 detik ini diambil menggunakan kamera handphone (HP) berjudul The Krekutox beredar luas dari handphone ke handphone.

TRIBUNNEWS.COM, BELITUNG - Warga Belitung Provinsi Bangka Belitung gempar dengan peredaran video seorang wanita sedang mandi. Video berdurasi tiga menit 46 detik ini diambil menggunakan kamera handphone (HP) berjudul “The Krekutox” beredar luas dari handphone ke handphone.

Video ini membuat heboh lantaran bahasa yang digunakan saat si gadis mengobrol dengan rekannya menggunakan Bahasa Belitung.

Si gadis yang tidak mengenakan pakaian sepertinya tidak sadar saat aktivitasnya di dalam kamar mandi diabadikan dalam kamera. Obyek video menggunakan kalung berwarna hitam dan liontin koin. Ia memiliki rambut dengan panjang di bawah bahu. Sebelum menggerai rambutnya, remaja tersebut mengikat rambutnya dan asyik memegang gayung untuk mengambil air dari bak mandi sambil tertawa.

Beredarnya video ini mengundang prihatin berbagai pihak. Sekretaris LSM Mata Hati, Lukman mengatakan aktivitas pribadi seperti dalam video sebenarnya tak perlu didokumentasikan. Walaupun hanya untuk koleksi pribadi.

"Terkadang niatnya mungkin hanya untuk main-main saja atau koleksi pribadinya. Namun sekarang video tersebut sudah beredar, dan sudah menjadi konsumsi banyak orang, bahkan sudah menjadi pembicaraan masyarakat," ungkap Lukman, Selasa (11/9/2012).

Lukman mendukung pihak kepolisian untuk menelusuri sumber video tersebut. Dan menangkap pelaku yang mengedarkan video. Tujuannya memberikan efek jera terhadap pelaku penyebaran video tersebut.

"Tidak perlu saling menyalahkan dalam peristiwa ini. Ini sudah menjadi tugas bersama, baik itu dinas pendidikan bersama jajarannya, alim ulama, tokoh masyarakat dan orangtua. Polisi agar mengusut kasus ini," ujar Lukman.

Halaman12
Editor: Dewi Agustina
Sumber: Bangka Pos
KOMENTAR

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas