Selasa, 23 Desember 2014
Tribunnews.com

KPU Verifikasi Dukungan 12 Parpol di Pilgub

Senin, 17 September 2012 17:54 WIB

KPU Verifikasi Dukungan 12 Parpol di Pilgub
KPU Logo

Laporan Wartawan Tribun Timur  Adin Syekhuddin

TRIBUNNEWS.COM MAKASSAR, - Komisioner di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulsel bertolak ke Jakarta untuk melakukan verifikasi dukungan sejumlah partai politik yang berpotensi memberikan dukungan ganda di Pilgub Sulsel 2013.



Berdasarkan berkas dukungan tiga pasang kandidat yang diserahkan ke KPU saat pendaftaran cagub-cawagub Sulsel 13-14 September lalu, terdapat 11 partai politik yang memberikan dukungan ganda.

Anggota KPU Sulsel, Ziau Rahman saat dihubungi via ponselnya mengatakan prioritas utama verifikasi adalah sejumlah parpol yang memberikan dukungan ganda kepada pasangan kandidat.

Selasa (18/9/2012)

Zia mengaku akan lebih dulu ke Departemen Hukum danHAM dan KPU Pusat untuk mengetahui alamat masing-masing parpol. Keesokan harinya, baru mendatangi satu persatu DPP masing-masing parpol.

"Di kantor DPP hanya untuk memastikan pada pasangan mana rekomendasi itu diberikan. Kalau ternyata terjadi dualisme kepemimpinan di DPP, kembali lagi ke Kemenkum HAM untuk kepastian pengurus yang diakui," kata Zia, Senin (17/9/2012).

Tahapan verifikasi berkas dukungan parpol untuk calon gubernur dan wakil gubernur akan berakhir hingga 23 September nanti. 


Ke-12 parpol yang memberikan dukungan ganda masing-masing Partai Buruh, Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN), Partai Penegak Demokrasi Indonesia (PPDI), Partai Demokrasi Pembaharuan (PDP), Partai Barnas, Partai Nasional Indonesia (PNI) Marhaenisme, Partai Pelopor,

Partai Persatuan Daerah (PPD), Partai Kasih Demokrasi Indonesia (PKDI), Partai Republikan, dan Partai Sarikat Indonesia (PSI), dan Partai Damai Sejahtera (PDS)

Partai-partai di atas diklaim oleh dua pasang kandidat Ilham Arief Sirajuddin-Aziz Qahhar Mudzakkar (IA) dan pasangan Rudiyanto Asapa-Nawir Pasinringi (Garuda-Na). Khusus parpol terakhir, PDS, selain mendukung pasangan Syahrul Yasin Limpo-Agus Arifin Nu'mang (Sayang) juga mendukung pasanga IA.

Terpisah, Chief Executive Officer (CEO) Kapal Induk, Tenri Olle Yasin Limpo mengaku tidak terlalu mengkhawatirkan persoalan dukungan ganda di pasangan Syahrul Yasin Limpo-Agus Arifin Nu'mang (Sayang).

Kapal Induk pun tidak melakukan proteksi yang berlebihan terhadap partai politik pendukungnya. Termasuk kekhawatiran akan "hilangnya" dukungan parpol dari Sayang.

"Soal klaim rekomendasi parpol pendukung itu kewenangan KPU yang melakukan verifikasi berkas masing-masing. Kita tidak lakukan proteksi karena yakin delapan partai yang ada di kita tidak akan berpaling," kata Tenri. (adin syekhuddin)

Baca Juga :

Editor: Budi Prasetyo
Sumber: Tribun Timur

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas