• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 20 Agustus 2014
Tribunnews.com

Ketua DPRK Duga Dana Panwas Diendapkan

Rabu, 26 September 2012 11:59 WIB

TRIBUNNEWS.COM, JEURAM - Ketua DPRK Nagan Raya, Samsuardi menduga Pemkab telah mengendapkan sisa anggaran Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) sebesar Rp 250 juta. Dana itu adalah jatah uang transportasi serta sejumlah biaya operasional Panwas Nagan, selama empat bulan, sejak Januari hingga April 2012.

"Berkas pencairan sisa dana Panwaslu Nagan Raya ini sudah saya teken sekitar satu bulan lebih yang lalu, masa sampai sekarang ini belum cair?" kata Ketua DPRK Nagan Raya Samsuardi menjawab Serambi, Selasa (25/9/2012) kemarin, di Jeuram.

Menurutnya, sisa dana panwas itu sudah bisa dicairkan karena sudah disetujui oleh DPRK, berdasarkan persetujuan dan penandatanganan dari Sekdakab Drs HT Zamzami TS MM dan Kepala DPKKAD Abdul Kadir SE. Dana ini, kata Juragan, sangat dibutuhkan oleh panwas untuk menutup utang dan membayar jerih petugasnya yang telah tertahan selama empat bulan.

Pria yang akrab disapa dengan sebutan Juragan ini menduga, uang sebesar Rp 250 juta itu sengaja diendapkan dan belum disalurkan.

"Informasi yang kami terima, uang jerih payah Panwaslu Nagan Raya sengaja ditahan karena pada pilkada lalu mereka tidak mau mendukung salah satu kandidat, sehingga akhirnya hal itu turut dipersoalkan oleh kalangan eksekutif," kata dia.

Untuk menghindari berbagai polemik dan penafsiran negatif dari masyarakat, politisi Partai Aceh ini meminta kepada pemkab setempat supaya segera menyalurkan hak petugas panwas.

Karena selama ini pekerja di lembaga itu, sudah bekerja dengan baik dan sesuai dengan aturan dan tugas pokok masing-masing.

"Buat apa ditahan hak jerih payah orang karena itu memang hak mereka. Segera salurkan dana ini, karena sudah lama saya teken untuk disetujui pembayarannya," tegas Juragan.(edi)

Baca Juga:

Editor: Dewi Agustina
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
969771 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas