• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Minggu, 26 Oktober 2014
Tribunnews.com

Bahan Peledak Ikan Diamankan Polres Pangkep

Kamis, 27 September 2012 14:27 WIB
Bahan Peledak Ikan Diamankan Polres Pangkep
Tribun Timur/Muthmainnah Amri
Petugas mengamankan lima botol bahan peledak saat barang bukti diamankan di Kantor Polres Pangkep, Kamis (27/9/2012).

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muthmainnah Amri

TRIBUNNEWS.COM, PANGKEP - Satuan polisi perairan (Satpolair) Polresta Pangkep mengamankan lima bahan peledak milik warga di Pulau Sanane, Desa Mattirolangi, Kecamatan Liukang Tupabiring, Kabupaten Pangkep, Kamis (27/9/2012).

Mereka yang diamankan yakni Damo Bin Mursalim Alias Cali (21) kedapatan menyimpan lima botol bahan peledak untuk menjaring ikan di pulau tersebut. Damo diamankan petugas saat operasi Jaring Lipu yang digelar perdana Rabu (26/9/2012) lalu.

Menurut Kepala Satuan Polisi Air (Kasatpolair), AKP Darwis Akib, saat ditemui Tribun Timur (Tribun Network) mengatakan, pelaku diringkus aparat saat akan melaksanakan aksinya di perairan antara Pulau Sanane dan Pulau Sarappo. Damo tertangkap tangan sedang siap membuang bahan peledak berisikan aluminium nitrate, sumbu dan detonator. Dari tangan pelaku petugas mengamankan lima botol bahan peledak yang siap ledak beserta gabus yang menjadi transportasinya.

"Kami mengamankan satu orang pelaku, beserta barang bukti lima botol bahan peledak. Setiap botol bahan peledak tersebut, berisikan amunium nitrate, sumbu dan detonator. Bahan peledak tersebut siap untuk diledakkan," jelas AKP Darwis saat ditemui di kantor Polres Pangkep, Jl Cempaka, Pangkep, Kamis (27/9/2012).

Darwis menuturkan, dalam aksi peledakan bom ikan itu, pelaku tidak hanya bekerja sendiri. Dia ditemani saudara kandungnya, Dolahi, yang sudah ditetapkan menjadi tersangka. Namun Dolahi berhasil kabur saat digerebek di perahunya.

Baca Juga:


Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Timur
0 KOMENTAR
973892 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas