• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 24 Juli 2014
Tribunnews.com

Polemik Pulau Tujuh, Kepri dan Babel Siapkan Pengacara

Senin, 1 Oktober 2012 13:03 WIB
Polemik Pulau Tujuh, Kepri dan Babel Siapkan Pengacara
Net
Pulau Tujuh

Laporan Wartawan Tribun Batam, Iman Suryanto

TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Polemik gugusan Pulau Tujuh yang ada di Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri, yang diklaim oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bangka Belitung mendapat respon dari kedua belah pihak.

Pemprov Babel telah meminta bantuan Yusril Ihza Mahendra yang merupakan kelahiran Babel untuk membantu memperjuangkan sengketa Pulau Tujuh.

Hal yang sama juga telah dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau melalui Biro Hukumnya.

"Saat ini kita (provinsi Kepri) tengah ancang-ancang mengkaji permasalahan hukumnya. Dimana sebelumnya Babel menjelaskan akan mengklaim melalui dasar hukum, lalu dasar hukum apa yang akan mereka gunakan," ungkap Mariyani Ekowati SH MM, Kepala Biro Hukum Sekretaris Daerah Provinsi Kepri kepada Tribun Pekanbaru (Tribun Network), Senin (1/10/2012).

Mariyani mengatakan pihaknya tidak akan banyak komentar menanggapi persiapan yang dilakukan. Menurutnya secara kasat mata dapat dilihat berbagai fasilitas yang masuk dalam wilayah Kepri.

"Kemarin dari Karo Pemerintahan juga menjelaskan bahwa sudah ada program pembangunan disana sejak lama yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi melalui Kabupaten Lingga. Jadi kita optimis saja, kalau gugusan Pulau Tujuh tetap di Kepri," tambahnya.

Ketika disinggung pemerintah Provinsi Babel yang akan 'menggunakan' jasa Yusril Ihza Mahendra dalam membantu proses 'perebutan' tersebut, Mariyani menjelaskan bahwa hal tersebut sah-sah saja dan hak Babel.

"Kami melihat itu wajar dan sah saja mengingat beliau (Yusril) merupakan kelahiran Babel, jadi kami tidak terlalu gimana-gimana. Yang pasti kita menyiapkan semua kajian dan beberapa hal yang diperlukan untuk pembuktian Pulau Tujuh masuk dalam Kepri," ungkapnya.

Sebagaimana diketahui Wakil Gubernur Bangka Belitung Rustam Effendi mengaku sudah bertemu dengan Yusril. Yusril sendiri, menurutnya, menyanggupi akan menjadi kuasa hukum untuk Babel.

"Kalau tidak ada halangan, Yusril akan jadi pengacara kita. Kita sedang menyiapkan surat kuasa dari gubernur," kata Rustam Effendi kepada bangkapos.com (Tribun Network), Jumat (28/9/2012).

"Yang jelas kita siapkan anggaran Rp 2 miliar," kata Rustam.

Wagub mengungkapkan, bagi Yusril persoalan ini tidak sekadar berdasarkan peta saja. Tetapi juga sebelum ada Undang-undang pembentukan kedua daerah, Kepulauan Tujuh itu sebelumnya harus diketahui merupakan wilayah provinsi mana.

Selain itu, keinginan masyarakat juga diperhitungkan. "Makanya nanti, beliau (Yusril) akan mengunjungi Pulau Tujuh," kata Rustam.

Kepala Biro Pemerintahan Setda Babel, Achyar mengatakan Pemprov Babel sudah menyediakan anggaran sekitar Rp 3 miliar dalam APBD 2013 untuk penyelesaian kasus Pulau Tujuh.

"Sebagian dana digunakan untuk biaya kuasa hukum, memakai jasa pengacara yang profesional," imbuh Achyar. (isu/bangka pos)

Baca Juga:


Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Batam
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
985852 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas