Minggu, 2 Agustus 2015
Tribunnews.com

KPK Bentuk Tim Supervisi Kasus Bansos

Jumat, 5 Oktober 2012 19:00 WIB

Laporan Wartawan Tribun Timur, Rudhy

TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah membentuk tim supervisi untuk menindaklanjuti kasus dugaan korupsi penyelewengan dana bantuan sosial (bansos) Pemprov Sulsel yang merugikan keuangan negara senilai Rp 8,8 miliar 2008 lalu.

Pembentukan tim supervisi untuk tindak lanjut pengusutan kasus bansos jilid II disampaikan langsung Ketua KPK Abraham Samad kepada sejumlah wartawan di Makassar, saat mengantar jenazah kakak iparnya Staf Ahli Bidang SDM dan Kemasyarakatan Setprov Sulawesi Selatan almarhum Andi Ramlan Amin di tempat Pemakaman Umum Panikang, Makassar, Jumat (5/10/2012).

"Kami sudah membentuk tim khusus untuk melakukan supervisi kasus bansos yang sementara ditangani pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel," kata Abraham.

Abraham mengatakan, dalam waktu dekat tim supervisi KPK akan berkunjung ke Kejati Sulsel guna melakukan supervisi terkait sejumlah perkara kasus korupsi yang dinilai proses penyelesaiannya lamban diusut ke kejaksaaan.

"Termasuk salah satu kasus yang akan disupervisi oleh tim adalah penyidikan baru lanjutan kasus bansos yang diduga banyak menyeret pejabat daerah Pemprov Sulsel sebagai pihak yang paling bertanggungjawab secara pidana," ungkapnya.

Sebelumnya, Abraham juga mengaku bersedia mengambil alih pengusutan kasus bansos jika pihak kejaksaan merasa sudah tidak sanggup lagi untuk menyelesaikan kasus yang disebut-sebut ikut menyeret Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulsel Andi Muallim.

Halaman1234
Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Timur
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas