• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 24 Juli 2014
Tribunnews.com

Tak Lulus Sertifikasi, Guru Ketapang Ancam Mogok Mengajar

Minggu, 7 Oktober 2012 18:42 WIB
Tak Lulus Sertifikasi, Guru Ketapang Ancam Mogok Mengajar
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Ilustrasi guru demo

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ali Anshori

TRIBUNNEWS.COM, KETAPANG -- Sebanyak 67 Guru di Kabupaten Ketapang, Kalimanatan Barat, yang tidak lulus dalam ujian sertifikasi melalui sistem Pendidikan Latihan Profesi Guru (PLPG), mengancam melakukan mogok mengajar.

Satu diantara guru yang minta namanya dirahasiakan mengatakan, ke 67 guru tersebut, merupakan 295 guru yang mengikuti ujian sertefikasi beberapa waktu lalu. Namun tanpa alasan yang jelas mereka tidak lulus.

"Jika nasib ke 67  tenaga pengajar tersebut tidak jelas kami  mengancam akan mogok mengajar," kata guru tersebut Minggu (7/10/2012).

Dia mengatakan, para guru tersebut sudah mengikuti ujian ulang sertifikasi guru sebanyak 2 kali, namun tetap saja tidak lulus. Dirinya juga tidak tahu jelas apa yang menjadi penyebabnya.

Ia mengatakan, para guru yang sebagian besar guru SD  itu berencana hari Senin (8/10/2012) akan  mendatangi Kantor Dinas  Pendidikan. Mereka akan mempertayakan alasan kenapa mereka tidak lulus. "Anehnya di Kabupaten Sambas guru yang mengikuti ujian sertifikasi guru lulus semua, kenapa di Ketapang tidak," ujarnya.

Ia juga mengemukakan, guru-guru berencana akan menyampaikan permasalahan Ini ke Bupati Ketapang agar persoalan ini mendapat jalan keluarnya . "Kami benar-benar sangat kecewa, karena biaya yang kami keluarkan untuk berangkat ke Pontianak mengikuti ujian ini sudah sangat banyak, bahkan sampai ada yang sampai pinjam uang," ungkapnya.

Ia juga mengungkapkan uang non sertifikasi sudah sekitar 6 bulan ini belum dibayarkan oleh dinas pendidikan Ketapang.

Kepala dinas pendidikan Ketapang Mansur yang dikonfirmasi via telphonnya enggan memberikan komentar, dia hanya menganjurkan agar Tribun langsung melakukan konfirmasi kepada bidang yang menanganinya. “Kalau saya yang menjelaskan takut salah bah, jadi sebaiknya ke bidangnya saja ya,” katanya.

Sementara itu sekretaris dinas pendidikan Ketapang Jahilin melalui pesan singkatnya mengatakan, bahwa tes kompetensi guru tersebut dilakukan oleh LPMP dan kerjasama Untan. “Hasilnya dari guru yang bersangkutan,” katanya.

Editor: Hendra Gunawan
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
1007781 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas