• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 2 September 2014
Tribunnews.com

2 Pemerkosa Pelajar Ditahan di Mapolres Nganjuk

Senin, 8 Oktober 2012 13:27 WIB
2  Pemerkosa Pelajar Ditahan di Mapolres Nganjuk
google
ilustrasi

TRIBUNNEWS.COM,NGANJUK- Dua orang pelaku perkosaan akhirnya dijebloskan di tahanan Mapolres Nganjuk, sedangkan satu orang pelaku dijadikan Daftar Pencarian Orang (DPO) kepolisian.

Ini setelah korban perkosaan yakni YM (15) berstatus pelajar asal dusun Bedug, desa Bulu, kecamatan Berbek, Nganjuk, Jawa Timur tergolong masih dibawah umur sehingga ditangani oleh unit pelayanan perempuan dan anak (PPA) Polres Nganjuk.

PS Kasubag Humas Polres Nganjuk, AKP Bambang Sutikno mengatakan, dipindahkannya penahanan terhadap dua orang pelaku perkosaan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Karena bagaimanapun, keselamatan para pelaku tersebut cukup rawan dari aksi balas dendam keluarga korban.

"Saat ini kedua pelaku itu sudah menjadi penghuni sel Mapolres Nganjuk," kata Bambang, Senin (8/10/2012).

Kedua pelaku perkosaan yang diamankan di sel Mapolres, menurut Bambang, yakni M Samsul Huda (17) dan Sudarmanto (21) keduanya warga dusun Pilangbangu, Desa Sendangbumen, Kecamatan Berbek, serta Parwi (25) warga dusun Kandangan desa Sumberurip kecamatan Berbek menjadi DPO Polisi.

Perkosaan terhadap YM terjadi pada Jumat (5/10) lalu didalam hutan desa kandangan kecamatan Berbek. Dimana sebelumnya keempat remaja itu pesta miras arak jowo (Arjo).

Hingga akhirnya dalam kondisi mabuk itulah YM diperkosa tiga pemuda hingga lemas. Setelah puas memperkosa, ketiga pelaku mengantarkan pulang korban ke rumah dalam kondisi lemah.

Ortu korban mengetahui anaknya menjadi korban perkosaan tidak terima dan melapor ke polisi, Sabtu (6/10).

Petugas yang menerima laporan langsung bergerak dan berhasil mengamankan dua pelaku dan satu pelaku berhasil melarikan diri.

Penulis: Yoni Iskandar
Sumber: Surya
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
1010211 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas