Sabtu, 7 Maret 2015
Tribunnews.com

AISKI Sosialisasi BiTumMan di Kepulauan Riau

Kamis, 11 Oktober 2012 21:19 WIB

AISKI Sosialisasi BiTumMan di Kepulauan Riau
IST
Sosialisasi BiTumMan di Tanjungpinang, Kepri. Hadi sebagai narasumber, Perekayasa Utama pada Pusat Teknologi Sumberdaya Lahan, Wilayah dan Mitigasi Bencana–BPPT Dr Ir Agus Kristijono, MSc.

TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG – Asosiasi Industri Sabut Kelapa Indonesia (AISKI) bekerja sama Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) mensosialisasikan penggunaan teknologi BiTumMan (Biji Tumbuh Mandiri) untuk kegiatan revegetasi lahan pasca tambang di Provinsi Kepulauan Riau.

Hadir sebagai narasumber, Perekayasa Utama pada Pusat Teknologi Sumberdaya Lahan, Wilayah dan Mitigasi Bencana–BPPT Dr Ir Agus Kristijono, MSc.

Sosialisasi yang difasilitasi Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Kepulauan Riau itu, dihadiri para pengusaha pertambangan, Badan Lingkungan Hidup, dan Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten/Kota se Provinsi Kepulauan Riau.

Acara yang dikemas dalam bentuk kegiatan bimbingan teknis reklamasi pasca tambang itu, diselenggarakan di Hotel Comfort, Tanjungpinang-Kepulauan Riau, Kamis (11/10/2012).

BiTumMan adalah media tumbuh biji tanaman yang menggunakan bahan baku hasil rekayasa serbuk sabut kelapa (coco peat), gambut, Fungi Mikoriza Arbuskular (FMA) dan bakteri rizosfir.

Coco peat memiliki sifat mudah menyerap dan menyimpan air. Ia juga memiliki pori-pori yang memudahkan pertukaran udara, dan masuknya sinar matahari.

Kandungan trichoderma molds-nya, sejenis enzim dari jamur, dapat mengurangi penyakit dalam tanah dan menjaga tanah tetap gembur dan subur.

Halaman123
Editor: Anwar Sadat Guna
KOMENTAR

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas