• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 30 Juli 2014
Tribunnews.com

Pulang Sekolah Novi Dilindas Truk Gandeng

Kamis, 11 Oktober 2012 19:04 WIB
Pulang Sekolah Novi Dilindas Truk Gandeng
net
Ilustrasi truk gandeng

Laporan Wartawan Tribun Jogja, Obed Doni Ardiyanto

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN – Noviana Patmala Sari (15), siswi kelas IX SMP N 2 Delanggu, terpaksa harus dilarikan ke RS PKU Muhammadiayah Delanggu, Kamis (11/10/2012) siang. Dia mendapatkan luka serius setelah terlindas roda truk gandeng di Jalan Lingkar Delanggu (Karang-Dutayasa), tepatnya di persimpangan Dukuh Gayam, Desa Mendak, Kecamatan Delanggu, sekitar pukul 12.30 WIB.

Kejadian itu berawal saat Novi pulang sekolah dan melintas di Jalan Lingkar Delanggu dengan menggunakan sepeda dari arah Selatan. Dia mencoba melewati mobil yang terparkir di pinggir jalan. Dari arah yang bersamaan, juga melaju truk gandeng dengan nomor polisi L 9845 UE.

Truk yang dikemudikan Martoli Nasir (56), warga Desa Paguan Rt 2 Rw 1 Kelurahan Petung, Kecamatan Bangsalsari, Jember itu juga bermaksud melewati kendaraan tidak dikenal itu. Akibat kurang hati-hatinya pengemudi, truk membentur sepeda yang dikendarai Novi, sehingga Novi terjatuh dan tergilas roda gandengan belakang sebelah kiri.

Meski kondisinya sadar, korban mengalami patah kaki kanan, pinggang dan pendarahan perut, sehingga langsung dilarikan ke RS PKU Muhammadiyah Delanggu oleh warga. Namun, pihak RS tersebut harus merujuk Novi ke RS Dr Oen Solo untuk segera mendapatkan penanganan.

“Korban mengalami luka bagian antara perut dan pinggang yang sangat serius. Luka pada abdomen yang dialaminya harus segera dioperasi,” kata Humas RS PKU Muhammadiyah Delanggu, Diniyah Lestari, di Klaten, Kamis (11/10/2012).

Anggota Satlantas Polres Klaten langsung datang ke lokasi kejadian untuk olah keperluan tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sopir truk yang berhenti setelah mengetahui ada yang terlindas.

“Pengemudi truk terkena ancaman pasal 310 ayat 3 UU Nomor 22 Tahun 2009 dengan hukumannya paling lama lima tahun penjara,” ujar Kanit Laka Satlantas Polres Klaten, Ipda Dedik Agus P. (*)

Editor: Yulis Sulistyawan
Sumber: Tribun Jogja
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
1022961 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas