Jumat, 3 Juli 2015
Tribunnews.com

Hasil Audit Dugaan Rekening Gendut Bupati Pinrang

Kamis, 18 Oktober 2012 19:31 WIB

Hasil Audit Dugaan Rekening Gendut Bupati Pinrang
Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP)

Laporan Wartawan Tribun Timur Rudhy

TRIBUNNEWS.COM MAKASSAR, – Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) perwakilan Sulsel menengarai adanya pelanggaran terkait dugaan penyelewengan pinjaman dana kredit Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pinrang senilai Rp 31,5 miliar dari Bank Sulselbar 2009 lalu.

Pencairan dana tersebut diketahui terparkir di rekening pribadi Bupati Pinrang Aslam Patonangi yang kemudian menjadi dasar pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel untuk melakukan proses penyelidikan dan penyidikan terkait dugaan rekening gendut pejabat orang nomor satu di Pemkab Pinrang itu.

Kepala BPKP Sulsel Hanomangan Simarmata, yang dimintai tanggapannya terkait hasil audit tertentu perihal dugaan rekening gendut milik Aslam, mengaku, pihaknya belum bersedia membeberkan secara detail seperti apa hasilnya sebelum tim melaporkan seperti apa kondisi dan hasil yang ditemukan dilapangan.

“Hari ini tim sudah berhenti bekerja. Sementara menyangkut apa hasil yang diperoleh dilapangan, tunggu aja pekan depan. Pasti kami akan rilis ke publik,” kata Hamonangan kepada wartawan saat ditemui disela-sela peluncuran buku Hamzah Tadja, mantan Jaksa Agung Muda Pidana Umum (Jampidum) pada Kejagung RI di Hotel Grand Clarion, Makassar, Kamis (18/10).

Meski pria berambut putih itu enggan mengungkap hasil perhitungan atau audit yang dilakukan timnya, namun kuat ditengarai adanya bentuk pelanggaran dalam proses pencairan hingga penerimaan dana pinjaman kredit untuk APBD Pemkab Pinrang yang dapat menimbulkan unsur melawan hukum.

“Jika uang puluhan miliaran tersebut betul-betul tersimpan di rekening pribadi pihak bersangkutan, maka jelas itu merupakan suatu pelanggaran,” tegasnya kepada sejumlah wartawan, siang tadi.

Halaman123
Editor: Budi Prasetyo
Sumber: Tribun Timur
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas