• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Senin, 22 September 2014
Tribunnews.com

Penumpang Gajayana dan Malabar Telantar

Rabu, 24 Oktober 2012 16:30 WIB
Penumpang Gajayana dan Malabar Telantar
Kompas Jogja/FERGANATA INDRA RIATMOKO (DRA)
Petugas menggotong salah satu penumpang Kereta Api Prambanan Ekspres (Prameks) yang terguling di Dusun Krajan, Desa Tirtomartani, Kalasan, Sleman, DI Yogyakarta, saat menempuh perjalanan dari Solo, Jawa Tengah, ke Yogyakarta, Selasa (23/10/2012). Sedikitnya 39 penumpang mengalami luka-luka dalam peristiwa tersebut. Penyebab kecelakaan tersebut masih dalam penyelidikan. Kompas/Ferganata Indra Riatmoko (DRA)

TRIBUNNEWS.COM,MALANG - Puluhan Penumpang kereta Gajayana dan Malabar terpaksa terlantar di Stasiun Kota Baru Malang, Rabu (24/10/2012).

Itu disebabkan kedatangan kedua kereta itu molor hingga beberapa jam. Beberapa penumpang pun merasa kecewa dengan keterlambatan itu. Terlebih mereka mengaku tidak ada pemberitahuan terlebih dahulu.

Luluk, salah satu penumpang Gajayana jurusan Malang Jakarta kesal dengan keterlambatan ini.

"Biasanya berangkat pukul 13.45 WIB, sekarang sudah pukul 15.00 belum juga datang keretanya," kata Luluk.

Karena itu Luluk dan puluhan penumpang lainnya harus menunggu di ruang tunggu beberapa jam. Suasana ruang tunggu yang sempit dan panas membuat Luluk semakin gerah.

"Kalau seperti ini, kita yang dirugikan waktu dan tenaga. Harusnya diinformasikan sebelum kita ke stasiun, jadi tidak terlantar seperti ini," tambahnya.

Lantaran terlambat, Luluk memperkirakan bakal sampai Jakarta siang hari, pukul 11.00 WIB atau 12.00 WIB. "Biasanya jam 04.00 WIB sudah sampai," tambahnya.

Luluk sengaja tidak balik lagi ke rumahnya di daerah Arjosari karena keterbatasan biaya transportasi.

Luki Irawan, penumpang kereta Malabar jurusan Malang-Yogyakarta juga sempat kesal karena kedatangan Malabar telat. Biasanya kereta Malabar sudah berangkat dari stasiun Kota Baru Malang pukul 15.30 WIB dan sampai Yogyakarta pukul 23.00 WIB.

Namun hingga pukul 15.30 WIB, belum ada tanda-tanda kedatangan kereta Malabar tersebut.

"Meski kecewa tetapi saya maklum karena ada kecelakaan itu," tukas Luki.

Menurut pihak stasiun Kota Baru Malang, telatnya kedatangan kedua kereta api itu lantaran anjloknya KA Prambanan Ekspres  di kawasan Kalasan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Jogjakarta.

Penulis: Yoni Iskandar
Sumber: Surya
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
1065781 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas