• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Minggu, 21 September 2014
Tribunnews.com

Tawuran Warga di Makassar Diwarnai Saling Lepaskan Anak Panah

Minggu, 28 Oktober 2012 13:08 WIB
Tawuran Warga di Makassar Diwarnai Saling Lepaskan Anak Panah
Istimewa/Profesi
Dua kelompok mahasiswa dari Fakultas Teknik (FT) dan Fakultas Seni dan Desain (FSD) UNM terlibat aksi tawuran di kampus UNM, Parangtambung, Makassar, Kamis (11/10/2012).

TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR - Tawuran antara warga Kompleks Kusta Jongaya (Soleng) Jalan Dangko dan warga Rotas, Jl Cenderawasih, Makassar terjadi Minggu (28/10/2012). Tawuran diwarnai dengan aksi saling lempar batu dan bahkan melepaskan anak panah.

Tak sedikit korban terluka. Bahkan aparat kepolisian yang melakukan pengamanan juga ikut terkena lemparan batu, dalam peristiwa yang terjadi Minggu. Tercatat, sedikitnya tiga warga dan seorang anggota dari Satuan Brimob Polda Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) terluka dalam tawuran tersebut.

Korban dari kedua pihak masing-masing inisial D (20) terkena panah di kepalanya, A (19) panah tertancap di betis, dan S (20) luka panah di lengan tangannya. Sementara seorang anggota Brimob, Briptu Sahabuddin yang menjadi korban, tangannya sobek terkena lemparan botol pecah saat berada di lokasi tawuran itu.

Beruntung, ketiga pemuda yang terkena anak panah bisa diselamatkan setelah mendapatkan perawatan dari tim medis RS Haji Sulsel.

Hingga usai tawuran, Minggu (28/10/2012) beberapa aparat Brimob Polda Sulselbar dan anggota Polrestabes Makassar masih berjaga-jaga di tempat kejadian perkara untuk mendukung aparat kepolisian sektor Tamalate Makassar.

Kepala Polsekta Tamalate, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Suaeb A Madjid dikonfirmasi mengatakan, sebagai langkah antisipasi agar tawuran semalam tidak berlanjut, beberapa anggota Polsek Tamalate tetap disiagakan di lokasi tawuran di Jl Dangko, Kelurahan Balang Baru, Kecamatan Tamalate, Makassar dengan dibantu aparat Brimob Polda Sulselbar juga anggota dari Polrestabes Makassar.

"Antisipasi tawuran tidak berlanjut, aparat kepolisian masih tetap berjaga di lokasi tawuran tersebut," katanya.

Baca Juga:

Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Timur
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
1076432 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas