Siswa Hilang di Air Terjun Coban Baung Ditemukan Tewas

tim SAR pada pagi tadi telah mengapung diatas permukaan sungai.

Siswa Hilang di Air Terjun Coban Baung  Ditemukan Tewas
Net
Mayat

TRIBUNNEWS.COM,PASURUAN- Penemuan sesosok mayat kembali terjadi di Kabupaten Pasuruan. Setelah Minggu (28/10/2012) malam seorang laki-laki yang diduga seorang tunawisma ditemukan tewas di depan sebuah toko di Gratitunon, Kecamatan Grati, kini seorang remaja ditemukan tewas di aliran sungai air terjun Coban Baung, Kecamatan Purwodadi pada Senin (29/10/2012) pagi sekitar pukul 5 tadi.

Kejadian tersebut dibenarkan oleh Kapolsek Purwodadi AKP I Nengah Darsana, menurut Kapolsek mayat yang diduga sebagai korban tenggelam pada Sabtu lalu itu, ditemukan oleh tim SAR pada pagi tadi telah mengapung diatas permukaan sungai.

Padahal sejak hari Sabtu lalu, korban yang diketahui bernama Galih grahandi putra (18) siswa asal Kepuh permai, Waru, Sidoarjo, telah dicari keberadaannya oleh Tim gabungan dari SAR dan BPPD Kabupaten Pasuruan dengan cara menyelam maupun menyusuri aliran sungai, semenjak korban dilaporkan hilang setelah mandi bersama ke empat rekannya di air terjun Coban Baung yang terkenal misterius tersebut.

Kepala BPPD Kabupaten Pasuruan, Yudha Tri Sasongko membenarkan bahwa tim gabungan telah berupaya maksimal dengan menyisiri dasar sungai maupun aliran sungai dari air terjun yang terletak di Timur Kebun Raya Purwodadi itu, baik siang maupun malam.

Namun keberadaan jasad korban tidak dapat ditemukan hingga Senin pagi tadi, mayat nya tiba-tiba saja muncul diatas permukaan sungai tidak jauh dari lokasi air terjun. Padahal tim gabungan telah dilengkapi dengan peralatan selam serta prasarana memadai lainnya guna mengevakuasi korban.

Sedangkan Kapolsek Nengah mengatakan bahwa biasanya jika ada korban tenggelam di air tejun Coban Baung, mayatnya biasanya akan muncul sendiri setelah 1-2 hari, tidak dapat dijelaskan mengapa keberadaan korban tidak dapat ditemukan oleh tim pencari, padahal dasar cekungan dibawah air terjun bukanlah lumpur atau pasir serta tidak banyak bebatuan, ujar perwira asal Bali tersebut.

Kini jenazah Galih telah dievakuasi ke kamar mayat RSUD Bangil Kabupaten Pasuruan guna keperluan visum dan otopsi untuk selanjutnya langsung dibawa oleh pihak keluarga ke rumah duka di Sidoarjo.

Pihak keluarga korban sendiri semenjak Sabtu sore juga telah berada dilokasi tenggelamnya Galih guna menanti kepastian kondisi anggota keluarga mereka tersebut, yang akhirnya ditemukan dalam keadaan telah meninggal dunia.

Penulis: Yoni Iskandar
Sumber: Surya
Ikuti kami di

BERITA REKOMENDASI

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved