Selasa, 3 Maret 2015
Tribunnews.com

'Ayam Kampus' Dibooking Lewat Blackberry dan Facebook

Rabu, 31 Oktober 2012 00:27 WIB

'Ayam Kampus' Dibooking Lewat Blackberry dan Facebook
NET
ILUSTRASI

TRIBUNNEWS.COM, YOGYAKARTA - Berbeda dengan pekerja seks komersial yang menjual dirinya secara terbuka di tempat-tempat prostitusi, mahasiswi yang terjun ke bisnis "ayam kampus" cenderung menutupi pekerjaannya itu dan hanya menjajakan jasanya kepada orang-orang tertentu. Keamanan menjadi alasannya sebab mereka tidak mau pekerjaannya itu diketahui orang lain.

Kini, dengan meledaknya perkembangan media sosial via internet, para ayam kampus pun memanfaatkannya untuk "berbisnis". "Pembicaraan awal menggunakan FB (Facebook), BBM (BlackBerry Messenger), atau YM (Yahoo Messenger). Jika sudah, saya akan menghubungi untuk ketemuan. Kebanyakan dari klien saya adalah om-om," ungkap BG, mahasiswi berumur 24 tahun yang mengaku sudah dua tahun terjun ke dunia ini.

BG mengakui, tidak mudah berkomunikasi dengan para ayam kampus. Sebab, semua harus melewati rekomendasi dari teman seprofesi atau orang yang sudah pernah berkencan.

"Kami tidak ingin pribadi kami ketahuan atau tersebar di mana-mana karena itu kami sangat sulit dicari. Orang-orang bilang kami ini PSK high class," ujarnya.

Transaksi pun tidak bisa dilakukan dalam satu hari jadi. Klien harus melakukan pendekatan ekstra untuk bisa mengajak kencan. BG sendiri lebih senang diajak makan, dugem, atau nonton. Baru setelah merasa nyaman, transaksi bisa dilakukan.

Usaha ekstra untuk bisa bertemu dan berhubungan itulah yang membuat para klien merasa penasaran.

"Ketika mereka sudah penasaran, kami bisa meminta harga mahal. Itulah untungnya jika transaksi dilakukan lewat media sosial," paparnya.

Halaman12
Editor: Willy Widianto
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR ANDA

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas